Warga Desa Suka Maju Pertanyakan Kualitas Pengerasan Jalan
*reza fahlevi
MedanBisnis – Langkat
Warga Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat mempertanyakan kualitas proyek pengerasan jalan di Dusun IV. Pasalnya, proyek yang menggunakan anggaran dana desa (ADD) itu terkesan asal jadi dan tidak menggunakan bahan penimbunan yang semestinya.
Menurut warga pengerasan jalan itu seharusnya menggunakan sertu air (lebih banyak batu kerikil). Namun kenyataannya, penimbunan jalan tersebut menggunakan campuran pasir timbun dan tanah.
“Walaupun panitia pembangunan penggunaan dana ADD yang dikodinir kepala desa itu harus bersikap tegas, dan jangan mau sebagai kuda kayu, yang bila disuruh orang lain mau saja, dengan alasan akan mendapat keuntungan besar secara pribadi, bila menggunakan bahan yang tidak berkualitas,” ujar seorang warga Desa Suka Maju, Deris (42) kepada MedanBisnis, Minggu (3/1).
Dikatakannya, dengan kondisi seperti itu, warga mengkhawatirkan jalan akan segera rusak kembali. Apalagi, curah hujan akhir-akhir ini sangat tinggi. Karena itu, warga meminta aparat terkait untuk mengawasi proyek penimbunan jalan tersebut.
Sementara itu, seorang BPD Desa Suka Maju yang tidak mau disebut namanya, mengatakan kepada MedanBisnis bahwa dirinya juga tidak tau persis berapa panjang dan lebar proyek pengerasan jalan menggunakan dana desa itu. Namun dirinya hanya mengetahui, bahwa untuk pembangunan fisik diperuntukkan dana sebesar Rp 35 juta. “Kenapa saya tidak tahu, karena saya tidak pernah di undang dalam musyawarah itu,” ujarnya.

