Ruas Jalan Tanah Karo – Dairi Rusak Parah

Daerah 04-01-2010

*sarsin siregar
MedanBisnis – Dairi
Ruas jalan yang menghubungkan Tanah Karo menuju Kabupaten Dairi mengalami kerusakan parah. Sepanjang ruas jalan dipenuhi lubang-lubang besar yang memaksa kendaraan harus berjalan perlahan.
Ruas jalan yang paling rusak mulai dari Kecamatan Tiga Panah (Tanah Karo) hingga menjelang Kota Sidikalang (ibukota Kabupaten Dairi). Kerusakan jalan menyebabkan waktu tempuh Kabanjahe-Sidikalang semakin lama yakni dari sekitar 2 jam menjadi sekitar 3 hingga 3,5 jam.
Para pengemudi angkutan umum di antaranya Samosir Pribumi, BTN, Dairi Transport, Sepadang senada mengeluhkan, kerusakan ruas jalan tersebut. Buruknya kondisi jalan menyebabkan pendapatan mereka berkurang khususnya pada saat musim penumpang ramai seperti Tahun Baru.
“Biasanya lae (ipar -red) kami bisa mengangkut penumpang tiga kali pada rute Medan-Sidikalang dalam sehari. Tetapi akibat kerusakan jalan tersebut hanya bisa dua kali saja,” kata Sitanggang, pengemudi Samosir Pribumi kepada MedanBisnis di Sumbul, Dairi, Kamis malam (31/12). Pihaknya sangat mengharapkan agar pemerintah untuk segera memperbaiki ruas jalan tersebut.
Menurut para pengemudi, selain menambah waktu tempuh, kerusakan jalan menyebabkan biaya operasional angkutan meningkat akibat kerusakan onderdil angkutan.
Pengamat pariwisata Sumut Ir Timbul Raya Manurung mengatakan, meskipun ruas jalan tersebut kemungkinan termasuk ruas jalan propinsi, pihak pemkab setempat seyogiyanya harus peduli melakukan perbaikan ringan agar kerusakan tidak semakin buruk.
“Ya minimal ditambal pada lubang-lubang yang ada di badan jalan. Masya pemkab tidak bisa menyiasati anggarannya?” ujarnya menyesalkan kerusakan jalan tersebut karena berakibat memperburuk citra pariwisata Sumut.
Dikatakannya, ruas jalan rusak tersebut berada pada bagian dari ruas lintasan jalan pariwisata Sumut untuk menunju Tongging dan dari Tanah Karo menuju Parapat (Simalungun).

Artikel lainnya (Random)

Terpopuler Minggu Ini