Korcab PWI Reformasi Tebingtinggi Terbentuk

Daerah 04-01-2010

*ali yustono
MedanBisnis – Tebingtinggi
Kordinator Cabang (Korcab) Persatuan Wartawan Indonesia Reformasi (PWIR) Kota Tebingtinggi terbentuk. Keberadaan organisasi profesi tersebut menambah nuansa demokrasi dalam alam kebebasan pers dewasa ini dan PWIR siap menjadi mitra sejalan dengan organisasi profesi sejenis lainnya.
Demikian dikemukakan Ketua Korcab PWIR Kota Tebingtinggi, M Idris Sitorus didampingi sejumlah unsur pengurus lainnya, Sabtu (3/1) di kantor sekretariat Jalan Taman Bahagia Nomor 8 Tebingtinggi.
Dijelaskan, kepengurusan Korcab PWIR Kota Tebingtinggi terbentuk berdasarkan SK No:046/KPTS/KORNAS/XII/2009 ditandatangani Wakil Ketua Kordinator Nasional (Kornas) PWIR, Hussen Gani dan Sekretaris Umum, Yaya Suryadarma di Jakarta tertanggal 26 Desember 2009.
Berdasarkan SK Kornas PWIR tersebut, susunan pengurus Korcab PWIR Kota Tebingtinggi terdiri dari Ketua Muhammad Idris SSos (Harian Waspada), Drs Zulfan Kurniawan Mcu (Harian Global), Sekretaris Ali Yustono (Harian Medan Bisnis), Bendahara Junjungan Saragih (Harian Andalas), Yudi (Harian Metro 24 Jam) serta dilengkapi bidang-bidang antara lain Bidang Kesejahteraan Anggota, Ketua Bidang Kode Etik Jurnalistik dan anggota-anggota.
Dasar pembentukan organisasi profesi itu disebutkan, untuk memenuhi amanat kemerdekaan pers. Sehingga diperlukan suasana yang kondusif bagi pengembangan organisasi profesi. Selain itu, atas dasar aspirasi yang berkembang serta kebutuhan organisasi pers di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara.
Lebih jauh ditegaskan, keanggotaan PWI Reformasi Korcab Kota Tebingtinggi terbuka bagi kalangan jurnalis. Setiap pengurus maupun anggota diwajibkan melengkapi administrasi dengan mengisi formulir pendaftaran, biodata, pas foto, dan mengisi surat pernyataan di atas materai tidak sedang bergabung dengan organisasi profesi wartawan lainnya. Bila tetap memilih untuk bergabung ke PWIR harus membuat surat pernyataan pengunduran diri dari organisasi profesi wartawan lain.
“Dalam rekrutmen anggota, kita mengutamakan kualitas dari kuantitas. Biar sedikit asal berkualitas,” tegas Idris yang juga dosen di STAIS Tebingtinggi Deli. Dia berharap ke depan dengan organisasi profesi ini, wartawan dapat meningkatkan profesionalismenya.

Artikel lainnya (Random)

Terpopuler Minggu Ini