2010, Pempropsu Anggarkan Rp 869 M untuk Infrastruktur
39% Jalan Rusak
*ramita harja
MedanBisnis – Medan
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pada 2010, Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu) menganggarkan Rp 869 miliar untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak, termasuk jalan dan irigasi. Tapi jumlah tersebut masih dirasa kurang, soalnya 39% kondisi jalan di Sumut rusak.
“Kita memerlukan dana lebih dari Rp 1 triliun untuk memperbaiki infrastruktur. Untuk itu, kita harus melobi pemerintah pusat dalam hal penambahan dana,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Propinsi Sumut, RE Nainggolan pada dialog interaktif Review dan Outlook Pertumbuhan Ekonomi Sumut di Gedung TVRI Medan, Rabu (30/12).
Dalam dialog tersebut hadir sebagai pembicara Gubernur Sumut Syamsul Arifin, Wakil Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, Sekda Propsu RE Nainggolan, dan Pengamat Ekonomi dari Universitas Sumatera Utara (USU) John Tafbu Ritonga. Selain itu dialog tersebut dihadiri berbagai kepala SKPD, pengusaha, dan lainnya.
RE Nainggolan melanjutkan selain sektor pendidikan yang paling penting, perbaikan infrastruktur juga terpenting setelah itu. Perbaikan infrastruktur akan dibagi menjadi perbaikan jalan, irigasi, dan pertambangan yang dianggarkan sebesar Rp 869 miliar tahun depan.
Ia menyebutkan untuk perbaikan jalan Pemprop Sumut menganggarkan sebesar Rp492 miliar. Anggaran tersebut tidak bisa untuk memperbaiki kondisi jalan yang rusak. Ia mengatakan tercatat 39% kondisi jalan rusak di Sumut dari total 2.572 kilometer. Belum lagi soal irigasi yang kondisinya 34% juga mengalami kerusakan.
Hal lain yang juga sedang dilobi Pemprov Sumut yakni melobi pemerintah pusat terkait anggaran yang dibutuhkan untuk Bandara Kualanamu. Pasalnya, bandara yang diprediksi akan selesai pada Juni 2011 itu akan menghabiskan biaya sebesar Rp 5,4 triliun. Jika bandara tersebut rampung sesuai yang dijadwalkan maka akan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Sumut. Anggaran sebesar Rp 5,4 triliun itu, lanjutnya, terdiri dari Rp 4,3 triliun untuk membangun jalan udara dan Rp 1,1 triliun untuk membangun jalan darat.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut, Riadil Akhir Lubis menyebutkan perbaikan infrastruktur bukan hanya ditujukan perbaikan jalan saja. Di sela-sela dialog ia mengatakan Rp492 miliar dianggarkan untuk bina marga, Rp134,8 miliar untuk sumber daya air, Rp97 miliar untuk penataan ruang, Rp105,3 miliar diberikan kepada kabupaten/kota untuk perbaikan infrastruktur, dan Rp 6,6 miliar untuk perhubungan.
Menurutnya selain lobi-lobi yang dilakukan, Pemprop Sumut juga akan mengoptimalkan CSR untuk mendapat pemasukan. “Seperti yang dikatakan pak Gubsu dan Sekda tadi, kita akan melobi pemerintah pusat agar mendapat penambahan dana,” ujarnya.

