Jalan Penghubung Dusun Alur Hitam ke Babalan Rusak
*ilyas effendi
MedanBisnis – P.Berandan
Jalan sepanjang lima kilometer yang menghubungkan Dusun Alur Hitam ke Dusun Sendayan Desa Securai Selatan Kecamatan Babalan Pangkalan Berandan sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan.
“Keadaan tersebut makin parah bila tiba musim penghujan, hampir sepanjang jalan berlubang-lubang layaknya kubangan kerbau, sehingga masyarakat yang bermukim di dua dusun tersebut mengeluh dan resah, akibat susahnya melintasi jalan,” tutur J Siburian dan S Gultom kepada MedanBisnis di Pangkalan Berandan Rabu (23/12)
Padahal, kata keduanya, jalan tersebut menjadi satu-satunya jalan bagi warga untuk mengangkut hasil pertanian mereka ke Pangkalan Berandan. Jika ruas jalan tersebut rusak, maka masyarakat yang jumlahnya sekitar 300 kepala keluarga (KK) harus ekstra hati-hati melintasi jalan, agar tidak terperosok dan jatuh ke lubang dalam.
Menurut kedua wakil warga ini, sekitar empat tahun lalu, ruas jalan penghubung dua dusun Alur Hitam ke Sendayan pernah memperoleh bantuan pengerasan jalan dari Pemkab Langkat sepanjang dua km melalui APBD,
“Akan tetapi karena pengerjaannya asal jadi dan tidak diawasi pejabat dari dinas terkait saat itu, membuat mutu jalan buruk. Makanya, jalan tersebut rusak sebelum diresmikan dan kini kerusakannya makin parah,” kata keduanya.
Yang menyedihkan, tambah mereka, jika hujan turun malam hari anak-anak nyaris tidak bisa pergi ke sekolah termasuk guru karena susah melintasi jalan tersebut, Jika mereka memaksakan diri, sepatu dan pakaian seragam mereka akan berlumpur.
Karena itu atas nama warga, J Siburian dan S Gultom, minta Bupati Langkat dan Dinas PU Langkat segera melakukan perbaikan, baik dalam bentuk pengerasan jalan ataupun pengaspalan.
Camat Babalan Nanang Hadi Irawan yang dikonfirmasi MedanBisnis Rabu (23/12) membenarkan kerusakan jalan di Dusun Alur Hitam ke Dusun Sendayan Securai Selatan.
“Sudah berulang-ulang pihak kecamatan melalui Musrenbang mengusulkan agar jalan di dua dusun itu diperbaiki, namun hingga kini masih belum direalisasikan. Diharapkan, Dinas PU Langkat turun ke lapangan, agar penyaluran bantuan perbaikan dapat lebih terfokus, prioritas dan objektif dalam menentukan bantuan pembangunan infrastruktur dan sarana jalan setiap tahun untuk daerah pedesaan di Kabupaten Langkat.” pinta Nanang Irawan.

