Jalan Nasional Siap Tampung Mudik Akhir Tahun

Infrastruktur 23-12-2009

MedanBisnis – Jakarta
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak mengatakan, jalan nasional (yang dibangun menggunakan dana APBN) siap menampung mudik akhir tahun dalam rangka libur Natal dan Tahun Baru 2010.
“Kapasitas jalan terutama Pantura kondisinya sudah memadai, apalagi volume kendaraan pada Natal dan Tahun Baru tidak seramai arus mudik Lebaran,” kata Hermanto Dardak di Jakarta, Selasa (22/12).
Dia mengatakan, jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa, terutama ruas Jakarta sampai Kudus sudah ditingkatkan kapasitasnya menjadi empat lajur dan kondisi keseluruhan mantap (tanpa lubang).
Selain jalan Pantura, jalan Lintas Timur Sumatera juga berada dalam kondisi siap menghadapi arus kendaraan Natal dan Tahun Baru.
Pada jalur utama di Sumatera tersebut, Departemen PU telah menyelesaikan pelebaran jalan pada beberapa bagian.
Hermanto mengatakan, pelebaran jalan di Sumatera merupakan bagian dari program kerja 100 hari pemerintah. Dalam program tersebut, selain jalan nasional di Sumatera, pemerintah juga melakukan pelebaran pada jalan di Sulawesi.
Dalam program 100 hari, Pemerintah menargetkan penanganan jalan berupa pelebaran di Sumatera dan Sulawesi sepanjang 695 kilometer.
Progres pelebaran jalan nasional tersebut telah mencapai 90% dan untuk Sumatera, jalan yang telah dilebarkan sepanjang 356 kilometer dan di Sulawesi 309 kilometer.
“Untuk di Lintas Timur Sumatera pelebaran dilakukan antara lain sepanjang 200 kilometer di Lampung, yaitu di Way Jepara,” tambahnya.
Sedangkan, untuk Lintas Sulawesi, pelebaran dilakukan antara lain pada ruas Maros-Pare-Pare. Selain pelebaran jalan, menghadapi peningkatan arus kendaraan Natal dan Tahun Baru 2010, ada satu jembatan dan dua fly over (jembatan layang) yang bisa digunakan.
Dua fly over tersebut yakni fly over Amplas di Medan, Sumut dan fly over Urip Sumoharjo di Makassar, sedangkan jembatan baru yang siap digunakan yakni jembatan Batanghari II di Jambi. (ant)

Artikel lainnya (Random)

Terpopuler Minggu Ini