Danareksa dan Bahana akan Merger
MedanBisnis – Jakarta
Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengkaji penggabungan dua anak usaha BUMN, yaitu PT Danareksa Sekuritas dengan PT Bahana Securities. Merger akan dilakukan setelah pemerintah menguasai 100% saham PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI).
“Itu salah satu opsi,” kata Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar di Jakarta, Rabu (25/11). Opsi penggabungan tersebut dilakukan karena keduanya bergerak di industri yang sama, dengan target pasar yang sama. Menurutnya, penggabungan itu diharapkan keduanya tidak akan berebut pangsa pasar.
Dengan diselesaikannya hibah 82,2% saham BPUI dari Bank Indonesia (BI) nanti, pemerintah akan menguasai 100% perusahaan plat merah tersebut. BI akan menghibahkan saham tersebut dengan kisaran harga dengan nilai terendah Rp 1,24 triliun dan harga tertinggi Rp 1,84 triliun.
Pemerintah juga sedang mengkaji penggabungan antara PT Askrindo dengan PT Jamkrindo pasca hibah tersebut. BI juga akan menghibahkan kepemilikan sahamnya sebanyak 17,6% di Askrindo senilai Rp 1,91 triliun.
“Kita butuh penjaminan dan pendampingan, yang satu untuk penjaminan. Askrindo nanti dengan Jamkrindo bisa kita atur,” katanya. (dtf)

